spot_img
Rabu 30 November 2022
spot_img
More

    Disdik Kota Bandung Pastikan Korban dan Pelaku Bully di SMP Baiturrahman Dipisah Kelas

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung memastikan bahwa aktivitas kegiatan belajar terduga pelaku dan korban bully di SMP Baiturrahman dipisahkan. Kebijakan itu diambil agar psikologis korban terjaga dan tidak tertekan.

    “Tindakan sementara bagi korban dan pelaku sekolah hari ini dipisahkan, bisa saja pelaku sekolah online mengantisipasi psikis korban,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Tantan Syurya Santana, Senin (21/11/2022).

    Tantan memastikan, kegiatan belajar terduga pelaku dan korban tetap berjalan dan tidak ditunda. Sebab, mereka memiliki hak untuk memperoleh pembelajaran.

    BACA JUGA: Bullying di SMP, DP3A Kota Bandung Segera Bertindak

    Kedepannya, Disdik akan memisahkan kelas terduga pelaku dan korban yang saat kejadian masih satu kelas. Pemindahan itu dilakukan agar korban tidak terganggu secara psikologis karena melihat pelaku.

    “Rencana akan dipisahkan kelas korban dan pelaku agar psikis korban tidak melihat pelaku,” ucapnya.

    Tantan menyebut, pihaknya saat ini melakukan pendampingan kepada korban bersama dinas perlindungan anak menjaga kondisi mental korban. Kesehatan korban telah diperiksa dan dalam kondisi sehat.

    Dikatakannya, terduga pelaku pun akan didampingi terlebih yang bersangkutan sudah tidak memiliki seorang bapak. Ia menyebut pasca kejadian, terduga pelaku dan korban sempat bermain kembali.

    BACA JUGA: Konser Disebut-sebut Penyabab Meningkatnya Kasus Covid-19 di Kota Bandung

    “Kita menegur sekolah agar tidak terjadi kembali peristiwa serupa. Sekolah harus ramah dan nyaman bagi anak dan guru harus berhati-hati saat meninggalkan kelas,” pungkasnya.

    (Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img