spot_img
Jumat 12 Agustus 2022
spot_img
More

    KPK Periksa 3 Petinggi Alfamidi Terkait Dugaan Suap Wali Kota Ambon

    JAKARTA,FOKUSJabar.id: KPK melakukan pemerikasaan kepada tiga petinggi PT Midi Utama Indonesia (MIDI) atau Alfamidi, terkait kasus dugaan suap perizinan gerai yang menyeret Wali Kota Ambon nonaktif Richard Louhenapessy.

    Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, Pemeriksaan ketiganya akan berlangsung terpisah.

    “(Pemeriksaan) Kamis, 4 Agustus 2022,” kata Ali Fikri.

    Solihin selaku Corporate Communication, License and Franchise Director diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Sementara, Nandang Wibowo (License Manager) dan Wahyu Somantri (Deputy Branch Manager) diperiksa di Maki Brimob Ambon.

    KPK juga memeriksa dua wiraswasta lain di Mako Brimob Ambon. Mereka adalah Philygrein Miron Calvert Hehanussa dan Maria Sutini Weking.

    BACA JUGA: Mahfud MD Klaim Kantongi Dokumen Intelijen soal Brigadir J, Apa Isinya?

    “Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang untuk pengurusan berbagai dokumen persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail maupun kegiatan usaha lainnya tahun 2020 di Kota Ambon,” kata dia.

    KPK dalam kasus ini telah menetapkan tiga tersangka, yakni Richard, Staf Tata Usaha Pimpinan pada Pemkot Ambon serta Andrew Erin Hehanusa (AEH) dan Amri (AR) dari pihak swasta/karyawan Alfamidi (AM) Kota Ambon.

    Richard disebut menerima setidaknya Rp500 juta untuk perizinan 20 gerai Alfamidi.

    Belakangan, KPK juga menetapkan Richard sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang.

    Ia diduga sengaja menyembunyikan maupun menyamarkan asal kepemilikan harta benda dengan menggunakan identitas pihak tertentu.

    Richard ditangkap paksa karena dianggap tidak kooperatif. Ia sempat meminta penundaan pemanggilan dan pemeriksaan. Richard mengaku sedang dalam perawatan medis.

    Tim penyidik KPK pun mengonfirmasi kondisi mantan Ketua DPRD Maluku itu kepada tim dokter dan diam-diam memantau pergerakannya. Nyatanya, Richard hanya menjalani operasi kaki dan disuntik antibiotik, bahkan sempat jalan-jalan di mal.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img
    spot_img