spot_img
Minggu 3 Juli 2022
spot_img
More

    250 Orang Tewas Akibat Gempa di Afghanistan

    AFGHANISTAN,FOKUSJabar.id: Sedikitnya 250 orang tewas akibat gempa bumi berkekuatan 6,1 SR di Afghanistan pada Rabu (22/6/2022).

    Seorang pejabat mengatakan, sebanyak 250 orang juga terluka akibat gempa tersebut. Saat ini, pemeriksaan masih dilakukan untuk melihat keungkinan peningkatan jumlah korban.

    US Geological Survey melaporkan, gempa tersebut terjadi sekitar 44 kilometer dari kota Khost, dekat perbatasan Pakistan pada kedalaman 51 kilometer.

    Sementara European Mediterranean Seismological Centre (EMSC) di Twitter resminya menyebut, getaran dirasakan oleh sekitar 119 juta orang di Pakistan, Afghanistan, dan India.

    “Goncangan kuat dan lama,” kata seorang penduduk ibu kota Afghanistan, Kabul, yang diposting di situs web EMSC.

    BACA JUGA: Kanada Bersiap Hadapi Suhu Ekstrem, Tembus 40 Derajat Celcius!

    Foto-foto yang diunggah di media sosial menunjukkan beberapa rumah lumpur yang rusak parah di daerah pedesaan terpencil.

    Kepala kementerian bencana alam pemerintahan Taliban Mohammad Nassim Haqqani mengatakan, sebagian besar korban meninggal berada di provinsi Paktika, di mana 100 orang tewas dan 250 lainnya terluka.

    “25 orang lainnya tewas di Khost dan lima di provinsi Nangarhar,” kata Haqqani, seperti dilansir IDN.

    Sementara itu, juru bicara pemerintah, Bilal Karimi, menyerukan kepada badan-badan bantuan untuk tanggap darurat kepada para korban gempa, demi mencegah bencana kemanusiaan lebih lanjut.

    Kepala Departemen Informasi dan Kebudayaan di Paktika Mohammad Amin Huzaifa, salah satu provinsi yang terkena gempa, mengatakan kepada jumlah korban diperkirakan akan meningkat.

    Sampai saat ini, tidak ada laporan segera mengenai kerusakan atau korban di Pakistan maupun India.

    Bencana itu terjadi ketika Afghanistan telah mengalami krisis ekonomi yang parah sejak Taliban mengambil alih pada Agustus tahun lalu.

    Peralihan kekuasaan terjadi tidak lama setelah pasukan internasional pimpinan AS ditarik setelah dua dekade perang.

    Menanggapi pengambilalihan Taliban, banyak negara yang menjatuhkan sanksi pada sektor perbankan Afghanistan dan memotong bantuan pembangunan senilai miliaran dolar.

    Afghanistan sering dilanda gempa bumi, terutama di pegunungan Hindu Kush, yang terletak di dekat persimpangan lempeng tektonik Eurasia dan India.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img