spot_img
Sabtu 31 Januari 2026
spot_img

Bupati Garut Doakan Pedagang Dapat Untung yang Barokah

GARUT,FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Rudy Gunawan meninjau kawasan Pengkolan, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Rabu (4/5/2022).

Dalam pantauannya, kondisi Pengkolan nampak sepi dan lengang. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan malam takbir hari raya Idul Fitri 1443 Hijryah yang dipadati para pedagang dan pembeli.

BACA JUGA: Hidup Sebatang Kara, Nenek Esih di Kota Bandung Tinggal di Gubuk Reyot

Bupati Garut mengatakan, setelah melakukan pembersihan di malam takbir hari raya Idul Fitri 1443 H, pihaknya kembali melakukan pembersihan di Jalan Ahmad Yani yang kerap dipenuhi para Pedagang Kaki Lima (PKL).

bupati garut fokusjabar.id
Bupati Garut

“H+3, Kami lakukan lagi pembersihan gerobak-gerobak dan roda-roda tempat berjualan di jalan Ahmad Yani,” katanya.

Menurut Rudy Gunawan, pembersihan di Jalan Pasar Baru ke Asia tidak dilakukan karena pihaknya memperhatikan roda ekonomi dan kebutuhan-kebutuhan UKM.

Rudy mengungkapkan, hal tersebut dilakukan sesuai dengan perjanjian dengan para pedagang. Meski begitu, Bupati Garut tetap meminta maaf karena jalan yang biasanya digunakan pedagang harus dibersihkan. 

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para pedagang karena harus kembali normal, situasi normal. Hal itu sesuai perjanjian yang telah Kita sepakati,” katanya.

Bupati Garut mengucapkan selamat Idul Fitri sekaligus mendoakan para pedagang, khususnya yang ada di Pengkolan mendapatkan untung yang barokah.

“Saya doakan para pedagang dapat untung yang barokah. Selamat hari raya Idul Fitri 1443 Hijryah,” imbuh Rudy Gunawan.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana mengatakan, jumlah transaksi berdasarkan survei di beberapa tempat naik antara 130-170 persen.

minyak goreng fokusjabar.id
Kepala Disperindag ESDM Garut

“Transaksi kuliner, fesyen, makanan kering meningkat hampir 160 persen. Harga naik rata-rata untuk kebutuhan pokok 10-20 persen. Terutama, beras dan terigu,” katanya.

Nia Gania menyebut, seluruh kebutuhan pokok terpenuhi di 14 pasar rakyat dan 85 pasar yang tersebar di 42 kecamatan.

“Distribusi barang pokok lancar. Termasuk LPG dan BBM dengan jumlah stok yang cukup,” singkat Gania.

(Andian/Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru