spot_img
Senin 17 Maret 2025
spot_imgspot_img

SMAN 1 Kota Depok Jadi Sekolah Toleransi Pertama Di Indonesia

DEPOK,FOKUSJabar.id: SMA Negeri 1 Kota Depok menjadi sekolah toleransi pertama di Indonesia, sekolah toleransi ini untuk mengajarkan siswa memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan. 

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, pihaknya mencanangkan sekolah toleransi pertama di Indonesia merupakan sebagai upaya membumikan jiwa nasionalisme kebangsaan melalui pendidikan di Jawa Barat.

“Sekolah Toleransi pertama di Indonesia ini bisa menjadi contoh lain untuk sekolah yang ada di Jawa Barat, umumnya di Indonesia,” ujar Dedi Supandi, Rabu 20 April 2022.

BACA JUGA: Bapenda Jabar Berhasil Capai Target Pendapatan di Triwulan Pertama

Dedi mengaku, Sekolah Toleransi tersebut telah  dilaksanakan di Garut. Dia berharap, ke depan setiap sekolah di Jawa Barat dapat mengimplementasikan hal yang sama. Adapun sekolah yang ada di Jawa Barat sendiri berjumlah 5.033. 

“Implementasinya ke depan, seperti di Garut kita berharap kurikulum anti radikalisme dan toleransi ini masuk ke dalam kurikulum bagian dari mata pelajaran PPKN di Satuan Pendidikan di Disdik Kabupaten Kota,” kata dia.

Dalam mata PPKN tingkat SMA-nya, ada pendidikan antikorupsi yang sudah di gagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejati. 

“Saya berharap, di seluruh siswa-siswi se-Jabar itu ada tagline perharinya, misalnya hari Senin harus bercerita tentang kebangsaan, Selasa bercerita tentang persatuan, Rabu tentang budaya lokalnya, Kamis tentang musyawarahnya, Jumat tentang keagamaannya, Sabtu tentang berkunjung kepada orang tua atau kakek dan neneknya,” kata Dedi.

Oleh karena itu, menurut dia, sejumlah implementasi itu akan diajarkan bagian dari budaya Pancasila yang harus dilakukan siswa-siswi. 

“Jadi kita akan buat tagline perhari seperti itu menjadi bagian dari upaya kita,” katanya.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto menambahkan, bahwa untuk memupuk generasi muda agar memiliki sifat-sifat yang toleran, yakni menghargai sesama, mampu bekerjasama, dan menciptakan suatu kerukunan tanpa memandang suku, bangsa, agama.

BACA JUGA: Kalimalang Bekasi Saat Ini Bisa Menjadi Wisata Baru

“Sehingga dari sekolah inilah kader-kader toleransi selalu muncul dan menjadi pionir di dalam masyarakat, tentu saja ini perlu kita tularkan di sekolah-sekolah lain, karena memang toleransi ini menjadi satu kekuatan untuk menjaga persatuan dalam skala mikro, keluarga, masyarakat maupun nantinya di bangsa negara Indonesia,” kata dia.

spot_img

Berita Terbaru