spot_img
Minggu 3 Juli 2022
spot_img
More

    COVID-19 Meningkat, Pemkot Bandung Minta Kewilayahan Aktifkan Posko Kendali di RT/RW

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung minta aparat kewilayahan mengaktifkan kembali posko kendi tingkat RT RW. Hal itu penting sebagai upaya penanganan atas kembali meningkatnya penyebaran COVID-19, khususnya varian Omicron.

    “Bahkan data kemarin, satu hari saja lompatan tambahan kurang lebih 500 kasus penambahan kumulatif kasus aktif di Kota Bandung, dan positif rate kita sudah di atas 4 persen. Sementara ambang batas WHO itu lima persen. Tentu percepatan harus  diantisipasi,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana Jabar Rabu (9/2/2022).

    Atas kondisi tersebut, pihkanya pun menginstruksikan seluruh aparat kewilayahan serta ketua Satuan Tugas (Satgas) kewilayahan agar bisa mengetahui persis data penyebaran di lingkungan masing-masing.

    BACA JUGA: Ini Pengakuan Penusuk Mati Guru SDN 032 Tilil Kota Bandung

    “Detailnya harus tahu, dari jumlah masyarakat yang terkena kasus ada di mana, penanganannya bagaimana. Apakah ada masuk ke rumah sakit, atau isoman masing-masing, atau isoman yang disiapkan pemerintah. Tentu harus terstandarisasi sesuai kesehatan,” kata dia.

    Oleh karena itu, pihaknya mengimbau  kepada masyarakat agar dapat mengendalikan diri dengan tidak melakukan aktivitas yang bisa menimbulkan kerumunan dan mengurangi mobilitas.

    BACA JUGA: Hebat! Tidak Ada Pasien Covid-19 di RSUD Pandega Pangandaran

    “Posko kendali di masing level ditingkat RT RW harus dihidupkan, dan menekan mobilitas masyarakat apabila tidak ada kegiatan urgen. Sehingga penyebaran virus mampu dikendalikan. Lalu soal edukasi dan pengawasan pengendalian masyarakat adalah keniscayaan. Jadi sekarang tidak ada ruang berkerumun dan potensi berkerumun,” pungkasnya.

    (Yusuf Mugni/LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img