spot_img
Rabu 24 November 2021
spot_img
spot_img

Nama Wakil Wali Kota Banjar Dicatut untuk Modus Penipuan

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Banjar mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai maraknya penipuan melalui sms, whatsapp maupun media sosial yang mencatut nama Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana.

Oknum tersebut menggunakan nomor 082143625665 untuk menghubungi korban, yang mana merupakan sebuah yayasan di wilayah Kota Banjar.

“Jadi penipu ini menghubungi pihak Yayasan Darul Iklas Randegan dengan mencatut nama saya,” kata Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana saat dihubungi, Selasa (23/11/2021).

Dalam pesan Whatsapp tersebut dikatakan Nana, penipu ini mengatakan telah menyalurkan dana pada yayasan itu dan yayasan panti asuhan Al-Amin, pelaku juga mengirimkan kertas bukti transfer yang sepertinya dimanipulasi.

BACA JUGA: Persiraja Fokus Hadapi Persib di Pekan 13 Liga 1 2021

“Pelaku ini kan meyakinkan pihak yayasan dengan mengirim bukti transfer jadi seperti yang benar telah transfer,” katanya.

“Nominalnya dalam pesan tersebut itu pelaku mengirim Rp 7.500.000, nah kemudian si pelaku menyuruh pihak Yayasan Darul Iklas Randegan untuk mengirim Rp 3.500.00 ke Yayasan Al-Amin,” kata dia menambahkan.

Pihak Yayasan Darul Iklas Randegan lanjut Nana menyebutkan mereka tidak pikir panjang karena merasa diyakinkan dengan bukti transfer itu, yang kemudian mengirimkan Rp 3.500.000 ke Yayasan Al-Amin.

Namun, saat pihak Yayasan itu dihubungi lagi dengan modus yang sama, pihak Yayasan langsung mendatangi kediaman Wakil Wali Kota.

“Dan saya tegaskan kepada pihak Yayasan untuk tidak lakukan transaksi lagi karena itu tidak benar, saya tidak memiliki program itu,” kata dia.

Nana juga mengatakan, modus yang sama juga terjadi pada Yayasan Adzkia, tapi pihak yayasan itu darinya awal sudah curiga karena waktu perkenalannya itu menyebutkan bahwa Nana Suryana, Wakil Wali Kota.

“Sedangkan Banjarkan itu Kota bukan kabupaten jadi kalo pihak Adzkia itu langsung ngblokir kontak yang mencatut nama saya itu dan mereka langsung memberi kabar kepada istri saya,” katanya.

Menyikapi hal ini, Nana mengimbau kepada masyarakat agar dapat berhati-hati dan tidak percaya langsung ketika ada nama pejabat yang memiliki modus meminta uang atau bertransaksi uang seperti modus ini.

“Saya meminta kepada semuanya agar berhati-hati dan tidak percaya langsung jika ada modus yang sama apalagi mengatasnamakan saya,” kata dia.

BACA JUGA: Sidang Kasus Korupsi PBB Kota Banjar Belum Munculkan Nama Baru

(Budiana Martin/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img