spot_img
Sabtu 16 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Soal Polemik Draw Persib, DPR: Tak Perlu Saling Menyudutkan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Hasil pertandingan Persib Bandung di Liga 1 2021 memicu polemik dari suporter. Terlebih pada beberapa pertandingan Persib hanya bermain dengan hasil imbang.

Atas kondisi tersebut, suporter mengambil langkah petisi kepada Manajeman Persib agar memberhentikan pelatih Robert Rene Alberts dengan tagar #ReneOut.

Menyikapi hal itu, anggota DPR RI dari fraksi NasDem Muhammad Farhan mengatakan bahwa hasil pertandingan itu harus menjadi pemicu ke arah lebih baik bagi manajemen maupun pemain. Menurut dia, hasil yang tidak sesuai ekspektasi pun perlu disikapi bijak dan tidak menyalahkan siapapun.

“Memang menggemaskan. Artinya, ekspektasi kita pada Persib sangat tinggi. Harapannya Persib bisa main dominan, menang terus dengan permainan indah dan di posisi puncak klasemen. Tapi ternyata hasil dua kali pertandingan menang dan empat kali draw, belum memenuhi ekspektasi yang spektakuler. Malah di mata bobotoh Persib itu jadi butut (jelek),” kata Farhan melalui rilisnya, Kamis (7/10/2021).

BACA JUGA: Persib Ditahan Imbang PSM 1-1, Bobotoh Kecewa

Pihaknya meminta semua pihak bisa menciptakan iklim kondusif. Bahkan dengan kebiasaan baru aktifitas olahraga di tengah pandemi ini, Persib ditantang untuk mengeluarkan kualitas terbaiknya. Kalaupun ada petisi atau aspirasi, kata dia, hal itu perlu direspon sebagai dinamika demokrasi ke arah lebih baik.

“Tentu tidak perlu saling menyudutkan lagi, karena hal yang memicu sentimen ini semua dasarnya persepsi subjektif. Kalau mau berdebat terus menerus, tentu tidak dilarang. Bahkan bagus, artinya ada ruang dialog antara Bobotoh dengan Persib,” kata Farhan.

“Saya ini bobotoh, penggemar dan pendukung, bukan ahli strategi dan bukan juga ahli manajemen. Saya hanya ingin melihat Persib menang dan main enak ditonton, seperti harapan saya. Jadi saya serahkan tugas manajemen Persib untuk membina pelatih, memberikan hasil terbaik sesuai harapan bobotoh,” kata dia menambahkan.

Dia menilai, masyarakat ikut bertanggungjawab dalam memajukan budaya suporter yang dewasa dan menjunjung tinggi sportifitas. Menurut dia, semua harus menempatkan diri sebagai penggemar dan pendukung yang jujur.

“Kalau tidak sesuai ekspektasi, kita beri lecutan (motivasi). Saya yakin Persib akan lebih baik dengan lecutan Bobotoh ini. Maka harus dibuktikan bahwa Persib memang juara,” kata dia.

Seperti diketahui, suporter Persib Bandung yang terdiri dari Viking Persib Club, Bomber Persib, The Bombs, Nothern Wall dan 26CCBOYS melayangkan petisi dengan nomor 01/PBP/X/2021 kepada PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) pada Selasa 5 Oktober 2021.

Berikut isi suratnya :

Sehubungan dengan tidak membaiknya penampilan Persib di Liga 1 2021, dengan ini kami beberapa elemen komunitas Bobotoh Persib menuntut manajemen PT. Persib Bandung Bermartabat
agar berkomitmen dan menyepakati lima poin tuntutan kami pada hari ini juga, tanpa terkecuali
adapun lima poin tuntutan kesepakatan tersebut meliputi:

1. Manajemen PT PBB bertanggung jawab dan meminta maaf atas semua kegagalan Robert Rene Alberts dalam mengangkat prestasi Persib.

2. Menyikapi poin pertama, tidak ada negosisi lagi, #RENEOUT

3. Seluruh jajaran manajemen PT PBB tidak terkecuali pelatih tak layak mempolarisasi dan mengotak-ngotakan bobotoh berdasar kategori

4. Menuntut keseriusan dan kesungguhan manajemen PT PBB dalam mewujudkan #PersibJuara di akhir musim ini

5. Tagar #MenangBersama wajib diganti jadi #PersibJuara.

(LIN)

Artikel Lainnya

spot_img