spot_img
Sabtu 16 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Harga Telur Merosot, Perusahaan Pasir Galunggung Tasikmalaya Bagikan Telur

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Salah satu perusahaan tambang yang bergerak dibidang pasir Galunggung Tasikmalaya, menarik seluruh telur dari sejumlah peternak ayam dan petani lokal yang sedang mengeluhkan harga pakan ayam yang meroket sedangkan harga telur di pasaran, turun drastis.

Ribuan butir telur tersebut dibagikan secara cuma-cuma kepada warga yang berada di sekitar perempatan Jalan Muktamar, Cipakat, Singaparna, Selasa (28/8/2021). Sontak, warga yang berada di jalan tersebut berburu ke lokasi untuk mendapat pembagian telur ayam seberat 1 kilo gram.

Pemilik perusahaan tambang pasir Galunggung, Endang Abdul Malik atau lebih dikenal dengan panggilan Endang Juta mengatakan, sebagai bentuk keprihatinan terhadap nasib para peternak ayam petelur, pihaknya membeli seluruh telur dari para peternak untuk dibagikan dan dinikmati masyarakat.

BACA JUGA: Ini Alasan Baznas Kabupaten Tasikmalaya Hadirkan Assesor ZCD Baznas RI

Hal itu terang dia, paling tidak bisa membantu para peternak ayam petelur atau petani telur yang mengeluh gara-gara harga pakan naik sementara harga jual telur merosot hingga Rp 15 ribu per kilo gramnya.

“Harga telur hancur per kilo hanya Rp 15 ribu, sementara biaya produksi lebih dari Rp 19 ribu. Maka kami berinisiatif sedekahkan telur ayam kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai tolak bala wabah di masa pandemi Covid-19,” kata Endang Juta.

Menurutnya, jumlah telur ayam yang dibagikan kepada masyarakat di dua titik berbeda di Kecamatan Singaparna yakni Muktamar dan Bojongkoneng, sebanyak dua ton setengah.

“Rencananya kita seminggu sekali akan membagikan telur ayam di tempat berbeda-berda. Bantuan sosial ini murni dari perusahaan kami, bagi warga yang membutuhkan terutama warga terdampak pandemi covid-19,” ujar dia.

(Farhan) 

Artikel Lainnya

spot_img