spot_img
Jumat 22 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Pastikan PTM  Berjalan Dengan Prokes, Disdik Ciamis Terjunkan Tim Monitoring

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Saat evaluasi Pembelajaran Tatap muka (PTM), Bupati Ciamis Jawa Barat (Jabar), Herdiat Sunarya menemukan siswa dan sekolah yang abai Protokol Kesehatan (Prokes).

Menyikapi hal terseb ut, Dinas Pendidikan (Disdik) Ciamis menerjunkan tim monitoring untuk perketat Prokes saat PTM. 

Disdik Ciamis melibatkan para pejabat fungsional yakni pengawas dan penilik. Mereka turun langsung ke sekolah-sekolah setiap hari untuk memastikan sekolah menjalankan Prokes.

BACA JUGA: Minimarket Belum Wajib PeduliLindungi, Disdagin: Kemungkinan Bertahap

Tim monitoring ini juga memberikan edukasi kepada siswa dan sekolah agar tetap disiplin dalam menerapkan Prokes, terutama memakai masker.

“Dalam upaya perketat Prokes di sekolah kami bentuk tim monitoring. Ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi sebelumnya bersama Pak Bupati yang mana masih ditemukan yang mengabaikan Prokes,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Asep Saeful Rahmat, Rabu (22/9/2021).

“Tim monitoring ini mendatangi sekolah-sekolah. Kalau ditemukan ada yang abai Prokes langsung diingatkan dan ditegur. Secara persuasif kami berikan edukasi agar Pembelajaran Tatap Muka di sekolah berjalan lancar dan tidak ada hal yang tak diinginkan,” kata Asep menambahkan.

Menurut Asep, jika sekolah abai Prokes tidak menutup kemungkinan izin PTM-nya dicabut. Untuk itu, perlu kerja sama antara sekolah, orangtua dan kedisiplinan pada siswa agar PTM tetap berjalan di masa pandemi Covid-19.

Terkait sanksi bagi yang abai Prokes, sejauh ini Disdik Ciamis baru mengambil langkah teguran. Namun apabila masih membandel, tak menutup kemungkinan akan diberikan sanksi sesuai dengan PP nomor 53 tentang disiplin pegawai negeri.

“Selain perketat Prokes di Sekolah, kami pun perlu dukungan semua pihak. Terutama setelah pulang sekolah siswa harus pulang langsung, terutama dukungan dari Satpol PP maupun warga. Ketika ada siswa yang masih berkeliaran di tempat umum agar ditegur dan diminta langsung pulang,” pungkasnya.

(Riza M Irfansyah/Bambang Fouristian) 

Artikel Lainnya

spot_img