spot_img
Kamis 23 September 2021
spot_img
spot_img

Ketua Fraksi Golkar DPRD Garut Berbagi Ilmu kepada 214 Kades yang Baru Dilantik

GARUT,FOKUSJabar.id: 214 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil pemilihan serentak tahap II gelombang I yang dilaksanakan Selasa (8/6/2021) lalu telah dilantik Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Rudy Gunawan, Rabu (28/7/2021).

Prosesi pelantikannya ada yang langsung dan secara virtual serta terbatas. Mereka yang dilantik secara langsung hanya empat Kades beserta pendampingnya. Yaitu, H. Gunardi Kepala Desa Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler, Sadam Sanjaya (Kades Pakenjeng Kecamatan Pamulian), Kartika Ernawati (Kepala Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng) dan Siti Julaeha (Kepala Desa Purbayani Kecamatan Caringin).

garut fokusjabar.id
Ketua Fraksi Golkar DPRD Garut

Dengan begitu, Mereka sudah mulai memegang tanggung jawab membangun desa-nya masing-masing dalam situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

BACA JUGA: Bupati Garut Lantik 4 Kades, Sisanya Secara Virtual

“Tentu bekerja di tengah pandemi Covid-19 tidak semudah menggoreskan pena. Artinya, para pemimpin di desa harus kerja ekstra,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Garut, Deden Sopian kepada FOKUSJabar melalui layanan aplikasi Whats’App (WA).

Politisi handal ini mengatakan, arah pembangunan menuju ke arah yang lebih baik tentunya ada di pundak Mereka. Bagaimana tidak, jabatan Kepala Desa merupakan level keempat setelah Kepala Negara, Kepala Daerah Provinsi dan Kepala Daerah Kabupaten/Kota.

Oleh karena itu, semua urusan pemerintahan akan bermuara di desa. Mulai dari Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan dan Keamanan (Poleksosbudhankam). Terlebih, tugas berat penanganan Covid-19 yang memerlukan kerja ekstra.

“Saya kan mantan Kepala Desa 2 periode di Cikembulan, Kecamatan Kadungora (Taman Satwa Cikembulan), tentunya sangat merasakan tugas berat tersebut,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD. 

Sebagai mantan Kades, Deden ingin berbagi pengalamannya kepada para pemimpin desa yang baru khususnya agar bisa menjalankan roda pemerintahan. Kuncinya, sing bisa, kudu bisa jeung pa bisa bisa (harus bisa).

Curi hati masyarakat dari awal menjabat, karena mereka akan mulai menilai dari kesan pertama. Artinya, jika awal baik, masyarakat pasti mengikuti dengan kecintaan. Jika sebaliknya, maka akan sulit untuk memulihkan kepercayaanya.

“Dukungan dan kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar dari suatu kepemimpinan. Dengan dukungan yang besar dari masyarakat apapun bisa kita kerjakan karena kebersamaan,” imbuh Ketua Fraksi Golkar DPRD Garut.

Tak hanya itu, Dia pun berpesan agar menghindari perbuatan yang tidak baik menurut hukum dan norma karena saat ini sudah menjadi publik figur. Di mana semua tingkah dan laku akan menjadi pusat perhatian.

“Jangan lelah belajar karena belajar sebagai kunci sukses dan posisikan diri hanya untuk mengabdi, melayani dan menyejahterakan masyarakat. Kades adalah pelaksana semua kegiatan sesuai hasil kesepakatan dalam Musdes yang disetujui BPD dan lembaga lainnya,” kata Dia.

“Selamat berjuang, selamat memulai hidup baru, tanggung jawab baru dan kesuksesan baru,” pungkas Deden Sopian. 

(Bambang Fouristian)

Artikel Lainnya

spot_img