spot_img
Minggu 11 April 2021
spot_img
spot_img

Pemda Garut Bebaskan Biaya Pengobatan Korban Truk Tabrak Madrasah

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Daerah (Pemda) Garut Jawa Barat (Jabar) menanggung biaya pengobatan bagi para korban kecelakaan truk yang menabrak bangunan madrasah yang terjadi di Kecamatan Karangpawitan, Jumat (2/4/2021) lalu.

Seperti dilansir Detikcom, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, biaya rumah sakit untuk korban yang dalam perawatan baik di rumah sakit umum ataupun di Puskesmas gratis, Minggu (4/4/2021).

Helmi menjelaskan, pihaknya sudah mengecek langsung kondisi para korban yang mayoritas nya saat ini dirawat di RSU dr. Slamet Garut. 

Tim dokter dikerahkan untuk menangani para korban yang selamat. Wabup Helmi menyebut kejadian itu dirasa sangat memilukan.

BACA JUGA: Seafood Mas Galang Teras Cimanuk Garut Maknyos dan Nagih di Lidah

“Apalagi saat kejadian di madrasah tersebut ada anak-anak yang sedang mengaji,” katanya.

Insiden kecelakaan tunggal truk pengangkut batu-bata menabrak bangunan madrasah tersebut terjadi di Kampung Harendong, Desa Sindang Galih, Kecamatan Karangpawitan pada Jumat (2/4) sore.

Dalam kejadian itu, sebuah truk meluncur kencang dari arah kampung sebelah menuju Harendong dengan medan jalan yang menurun.

Di lokasi kejadian, jalanan menikung ke sebelah kanan. Namun, truk meluncur tak terkendali hingga akhirnya menabrak bangunan madrasah yang berada tepat di tikungan jalan.

Dalam kejadian tersebut, polisi menyebut ada 10 orang korban. 3 di antaranya yang terdiri dari dua orang anak siswa madrasah dan seorang sopir dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 7 orang korban diantaranya mengalami luka parah.

“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban. Untuk yang masih menjalani perawatan, semoga segera pulih dan bisa beraktivitas lagi,” tutup Helmi.

(Nendy)

Artikel Lainnya

spot_img