spot_img
Selasa 3 Agustus 2021
spot_img
spot_img

Daft Punk Resmi Bubar, Epilogue jadi Salam Perpisahan

BANDUNG,FOKUJabar.id: Duo elektronik legendaris Daft Punk resmi bubar. Band asal Prancis ini mengumumkan perpisahan kepada para penggemarnya melalui akun YouTube, Senin (22/2/2021).

Salah satu Perintis musik elektronik itu bubar setelah 28 tahun berkarya. Daft Punk mengumumkan pembubaran grup mereka lewat video berdurasi 8 menit berjudul Epilogue.

Dalam video tersebut, dua personil Daft Punk, Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo, tampak berjalan di gurun sambil mengenakan helm robot khas mereka dan jaket kulit. Pada satu titik, salah satu dari mereka berhenti berjalan.

Setelahnya sebuah detonator yang terpasang di punggung keduanya dipencet. Beberapa lama kemudian, robot silver dengan detonator itu kemudian berjalan menjauh dan akhirnya meledak berkeping-keping.

BACA JUGA: Mortal Kombat 2021, Joe Taslim Perankan Sub-Zero

Juru bicara Daft Punk, Kathryn Frazier, mengonfirmasi berakhirnya duo itu. Namun tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasannya.

Band ini sendiri terbentuk sejak 1993. Band ini telah meraih sukses besar selama bertahun-tahun dan merilis banyak lagu hit di antaranya One More Time, Harder, Better, Faster, Stronger dan Get Lucky. Meski dibuat tahun 1993, mereka debut dengan album bertajuk Homework yang dirilis pada 1997 dan menjadi musik elektronik terbaik di era 1990-an.

Pada ajang Grammy 2014, Daft Punk menjadi sorotan publik. Pasalnya mereka adalah artis elektronik pertama yang memenangkan penghargaan tertinggi di Grammy dan sukses memboyong empat piala sekaligus dalam kategori Album of The Year, Best Dance/Electronic Album, Record of the Year, dan Best Pop Duo/Group Performance.

Dikutip dari meaww.com, Daft Punk memiliki kekayaan bersih lebih dari US$ 140 juta (setara Rp 1,98 trilyun). Angka itu berasal dari gabungan kekayaan duo Bangalter dan de Homem-Christo yang selama bertahun-tahun menyembunyikan wajah keduanya.

(Agung)

 

Artikel Lainnya

spot_img