BANDUNG,FOKUSJabar.id: Jeruk purut (Citrus × hystrix DC.) adalah tumbuhan perdu yang di manfaatkan pada bagian buah dan daunnya untuk bumbu penyedap masakan.
Dalam perdagangan internasional di kenal sebagai kaffir lime. Sementara nama lainnya ma kruut (Thailand), krauch soeuch (Kamboja), ‘khi ‘hout (Laos), shouk-pote (Burma), kabuyau, kulubut, kolobot (Filipina), truc (Vietnam) dan limau kuwit (Banjar). Dungga Mbudi (Bima,Mbojo)
Jeruk Purut termasuk ke dalam subgenus Papeda, berbeda dengan jenis jeruk pasaran lainnya. Sehingga penampilannya mudah di kenali.
BACA JUGA: 15 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan Anda
Tumbuhannya berbentuk pohon kecil dengan tinggi antara 2-12 meter. Batangnya bengkok atau bersudut, agak kecil dan bercabang rendah. Tajuknya tak beraturan, cabang-cabangnya rapat, rantingnya berduri, kecil dan bersudut tajam.
Daun Jeruk Purut berbentuk bulat telur, ujungnya tumpul, dan bertangkai satu. Daunnya itu seperti dua helai yang tersusun vertikal akibat pelekukan tepinya yang ekstrem, tebal dan permukaannya licin.
Daun muda dapat berwarna ungu yang kuat, buahnya kecil, biasanya tidak pernah berdiameter lebih daripada 2 cm, membulat dengan tonjolan-tonjolan dan permukaan kulitnya kasar, kulit buah tebal.
Dalam dunia boga Asia Tenggara, penggunaannya cukup sering dan rasa sari buahnya yang masam biasanya di gunakan sebagai penetral bau amis daging atau ikan untuk mencegah rasa mual.
Ikan yang sudah di bersihkan biasanya di tetesi perasan buahnya untuk mengurangi aroma amis. Daun jeruk purut juga banyak di pakai. Potongannya di campurkan pada bumbu pecel atau juga gado-gado untuk mengharumkan.
Demikian pula dalam pembuatan Rempeyek, potongan daunnya di campurkan pada adonan tepung yang kemudian di goreng.
Di Thailand, daun jeruk purut sangat populer dalam masakannya. Tom yam dan Tom Khaa, dua makanan berkuah yang populer menggunakannya.
Menu dari Kamboja, Semenanjung Malaya, Pulau Siumatera, Jawa dan Bali juga menggunakan daun jeruk purut sebagai pengharum masakan.
Sebagai bumbu masak, daun maupun buahnya sukar di cari penggantinya. Daunnya dapat di keringkan untuk di pakai pada waktu mendatang namun hanya bertahan kurang dari setahun. Cara pengawetan lain yang lebih awet adalah dengan di bekukan.
Beberapa wewangian juga memakai minyak jeruk purut (di peroleh dari daun atau kulit buahnya) sebagai komponennya. Karakteristik minyak daunnya terutama di dominasi oleh minyak atsiri (80 persen), sisanya adalah citronelol (10 persen), nerol dan limonene.
Berikut beberapa manfaat Jeruk Purut:
- Melancarkan Pencernaan
Buah ini mengandung anti-inflamasi yang dapat merangsang sistem pencernaan. Maka, ketika kita mengalami sembelit atau gangguan pencernaan, dapat mengatasi kondisi tersebut dan membuat usus bersih kembali.
BACA JUGA:
Alasan Gorengan Jadi Menu Favorit Buka Puasa
Lebih dari itu, di percaya dapat mencegah masalah pencernaan yang lebih serius seperti kanker kolorektal, wasir, atau tukak lambung.
- Mengurangi Stres
Minyak dari buah ini bisa di manfaatkan sebagai aromaterapi. Dengan menghirup uap aromaterapi dapat mengurangi stres dan kecemasan sehingga tubuh serta pikiran kembali tenang.
- Meningkatkan Kesehatan Mulut
Kulit dan daunnya bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mulut. Caranya, gosokkan ke gusi guna menghilangkan bakteri berbahaya yang menumpuk di mulut.
Sementara untuk minyak yang di ekstraknya bisa di campur dengan pasta gigi organik dan obat kumur agar kesehatan mulut dan gusi semakin kuat.
- Perawatan Kulit
Rasa asam yang ada dapat membantu menetralkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Adanya antioksidan pada jeruk purut juga bisa memperlambat kerusakan sel dan mengurangi munculnya tanda penuaan, bekas luka serta jerawat.
- Meningkatkan Imun
Antibakteri dan antioksidan efektif untuk meningkatkan sistem imun. Mengonsumsi jeruk purut dapat membantu mencegah berbagai penyakit pencernaan.
- Mendetoksifikasi Darah
Minyak dari jeruk purut dapat di gunakan untuk mendetoksifikasi darah. Senyawa volatil dari di kenal bisa menghilangkan patogen atau agen asing dalam darah.
Juga membantu hati dan sistem limfatik mengeluarkan zat berbahaya dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.
- Mengatasi Peradangan
Khasiat lainnya bisa mengurangi peradangan bagi penderita rematik, radang sendi, edema dan asam urat. Caranya, kita bisa manfaatkan jusnya, daun atau pun ekstrak minyak secara topikal pada area yang sakit.
Selain itu, konsumsi pula buahnya untuk mendapatkan efek yang sama.
- Menyehatkan Rambut
Jus dan daunnya di percaya sebagai perawatan rambut untuk memperlambat kebotakan terutama pada pria. Campurkan jus dan daun jeruknya ke kulit kepala serta rambut.
Cara ini selain bisa memperkuat folikel, juga melembabkan kulit kepala, mencegah ketombe dan membuat rambut kembali bersinar.
- Menyembuhkan Batuk
Campurkan jeruk purut dengan madu atau gula aren ke dalam air hangat. Vitamin C yang terkandung di dalamnya dapat menyembuhkan batuk secara alami dan melegakan tenggorokan.
- Menyembuhkan Sariawan
Daun jeruk purut dan buahnya, kaya akan sumber vitamin C terbesar. Untuk mendapatkan manfaatnya, kita cukup konsumsi rendaman daunnya. Minumlah selagi hangat dan di percaya dapat mengurangi sariawan serta meningkatkan kekebalan tubuh. Semoga bermanfaat.
(Bambang Fouristian/berbagai sumber)


