Selasa 26 Januari 2021

Di LaLiga, Diego Maradona Tinggalkan Warisan

SPANYOL,FOKUSJabar.id: Diego Maradona sang legenda Sepakbola dunia tutup usia, Rabu (25/11/2020), para pecinta si kulit bundar di Spanyol berduka. Bagaimana tidak, Dia meninggalkan warisan yang luar biasa di LaLiga.

Kompetisi LaLiga merupakan tempat dimana Diego Maradona pertama kali merasakan sepakbola Eropa, setelah bergabung dengan Barcelona dari Argentinos Juniors dan Boca Juniors dengan harga 7,6 juta euro, rekor pada masa itu.

Konon, Joan Gaspart, wakil presiden Barcelona (saat itu) mengungkapkan, para direktur Barca harus pergi ke Argentina menggunakan tank untuk mengontrak Diego Maradona dengan alasan keamanan.

BACA JUGA: Kematian Maradona Janggal, Jaksa Argentina Lakukan Penyidikan

Mengambil Maradona dari fans setianya di Argentina sangatlah berat, namun semua itu setimpal. Barcelona mendatangkan pemain luar biasa. Dia selalu bermain impresif ketika diturunkan.

Diego Maradona bahkan memukau para penonton di Bernabéu, stadion milik rival Barcelona, Real Madrid. Maradona diberikan standing ovation oleh para pendukung Madrid berkat aksi luar biasanya ketika memberi asis kepada Juan José untuk membobol gawang Los Blancos.

“Saya ingat satu sesi latihan bersamanya, ketika seluruh skuad terpukau dengan aksinya, dan kami hanya bisa diam menyaksikannya,” kata Lobo Carrasco, salah satu rekan setim Maradona di Barcelona ketika itu seperti dilansir topskor.

Setelah meninggalkan Barcelona (1984) untuk pindah ke Napoli, Diego Maradona kembali ke Spanyol di tahun 1992 teken kontrak bersama Sevilla FC dan reuni dengan Carlos Bilardo, yang melatih timnas Argentina ketika menjuarai Piala Dunia Meksiko 1986.

Saat itu, Diego Maradona bermain satu musim di Sevilla. Namun musim 1992/93 adalah musim yang paling dikenang oleh para Sevilistas. Di pertandingan pertama di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Maradona mencetak gol satu-satunya dalam kemenangan 1-0 Sevilla atas Real Zaragoza.

Di Sevilla, kemampuan Diego Maradona telah memudar, dan bahkan sudah jarang bermain sejak setahun sebelum dia bergabung dengan klub Andalusia tersebut.

Namun nama besarnya masih membawa berkah tersendiri. Para penggemar rela datang lebih awal ke stadion hanya untuk menyaksikannya pemanasan. Maradona juga memberikan dampak signifikan terhadap pemain muda di klub tersebut, seperti Diego Simeone dan Monchi, yang sekarang menjabat sebagai Direktur Olahraga Sevilla FC.

Diego Maradona ingin bertahan di Sevilla untuk lebih lama lagi, dan ia bahkan membawa beberapa mobil favoritnya ke Sevilla. Namun di akhir musim 1992/93, ia kembali ke Argentina.

Di Spanyol, Maradona tak hanya meninggalkan warisan di klub Barcelona dan Sevilla, dia juga memukau penggemar di Barcelona dan Alicante, kota dimana Argentina bermain di Piala Dunia 1982.

Di tahun 1987, Maradona bahkan sempat bermain untuk Granada dalam pertandingan persahabatan melawan klub Swedia, Malmö, bersama saudara-saudaranya, Hugo dan Lalo, yang baru saja didatangkan oleh Granada.

Pertandingan itu menjadi satu-satunya pertandingan dimana Diego Maradona bermain bersama saudara-saudaranya dalam tim yang sama.

Meskipun hanya menghabiskan waktu singkat di Spanyol, Maradona memberikan dampak signifikan, dengan mencetak 27 gol dari 62 pertandingan dan menjuarai Copa del Rey, Copa de LaLiga, dan Piala Super Spanyol.

Warisan Diego Maradona akan terus dikenang di Barcelona, Sevilla dan seluruh dunia.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Kapten Timnas Argentina yang juga pemain mega bintang dunia, Lionel Messi mengaku sedih atas kepergian seniornya, Diego Maradona karena serangan jantung.

Lionel Messi memberikan penghormatan kepada rekan senegaranya yang sesama ikon sepakbola, Diego Maradona yang meninggal dunia pada usia 60 tahun.

“Hari yang sangat menyedihkan bagi semua orang Argentina dan untuk pecinta sepakbola. Dia meninggalkan kami, tetapi tidak pergi, karena Diego abadi,” tulis Lionel Messi dalam pesan di Instagram. 

“Saya menyimpan semua momen indah yang tinggal bersamanya dan saya ingin mengambil kesempatan untuk menyampaikan belasungkawa kepada semua keluarga dan teman-temannya, tulis Lionel Messi seperti dikutip topskor.

Begitulah bakatnya yang luar biasa, Lionel Messi telah dibandingkan dengan Maradona sejak dia muncul di kancah sebagai remaja.

Lionel Messi dipandang sebagai pewaris mahkota Diego Maradona sebagai raja sepakbola negara – sebuah label yang sering dia perjuangkan di panggung internasional.

Banyak yang telah ditulis tentang hubungan keduanya selama bertahun-tahun, serta tekanan pada Messi untuk memimpin negaranya menuju kejayaan Piala Dunia seperti yang dilakukan Maradona dengan cara yang memukau di Meksiko pada tahun 1986.

Lionel Messi mengikuti jejak Diego Maradona dalam menuju ke Barcelona dari tanah airnya, menjadi ikon dengan caranya sendiri dan memenangkan enam mahkota Ballon d’Or bersama tim Catalan.

Diego Maradona dan Lionel Messi menikmati hubungan pemain-pelatih ketika bersama tim nasional Argentina di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, meskipun musim berakhir dengan kekecewaan karena mereka tersingkir di babak perempat final.

Diego Maradona juga terlihat memberikan dukungan penuh kepada Lionel Messi dan Argentina di Piala Dunia 2018 di Rusia.

Lionel Messi termasuk di antara jutaan orang yang memberikan penghormatan kepada ikon mendiang Maradona.

(Bambang Fouristian)

Artikel Lainnya

Di LaLiga, Diego Maradona Tinggalkan Warisan 1
Di LaLiga, Diego Maradona Tinggalkan Warisan 2