Senin 30 November 2020

Dinkes Ciamis: Waspada ‘Oleh-oleh’ dari Warga yang Pulang Kampung

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis mengingatkan satuan tugas untuk memantau warga Ciamis yang baru pulang kampung usai merantau dari luar daerah. Dinkes Ciamis meminta satgas di tingkat kecamatan dan desa bersiaga sekaligus mengantisipasi terkait kemungkinan peningkatan kasus positif Covid-19.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Ciamis Eni Rochaeni mengatakan, selama ini banyak kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Ciamis yang merupakan ‘oleh-oleh’ dari luar daerah dan menimbulkan klaster keluarga. Bahkan setelah dilakukan tracing, terdapat kontak erat yang ditemukan dan menimbulkan transmisi lokal.

“Meski Ciamis bukan daerah utama tujuan wisata, namun saat liburan kemarin banyak warga yang pulang kampung. Hal ini harus kita waspadai dan tetap taat menjalankan protokol kesehatan,” kata Eni, Rabu (18/11/2020).

BACA JUGA: Covid-19, Kafe di Ciamis Terapkan Prokes

Eni mengatakan, saat ini transmisi lokal yang paling banyak ditemukan di empat wilayah. Yakni Imbanagara, Panawangan, Ciamis Perkotaan dan Cijeungjing. Dari setiap tracing yang dilakukan, pihaknya mendapatkan beberapa orang yang telah tertular.

“Biasanya, setelah tracing kontak erat sebanyak 30 orang dari pasien positif semua hasilnya negatif. Tapi untuk daerah tersebut, kami menemukan lagi yang positif sehingga perlu adanya tracing kontak lanjutan dengan jumlah 30 orang,” kata dia.

Untuk menekan angka transmisi lokal, Dinkes Ciamis meminta pemerintah desa/kelurahan dan kecamatan untuk meningkatkan sosialisasi. Termasuk dengan melibatkan tokoh agama, akademisi, hingga masyarakat.

“Satgas kecamatan dan desa harus dimaksimalkan lagi, harus bergerak terus. Desa Siaga Tangguh lawan COVID-19 dengan cinta. Ketika ada warga yang terkonfirmasi positif, semua elemen harus bergerak bersama,” Eni menegaskan.

Selain itu, lanjut dia, pihak desa pun harus ikut memantau pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Hal tersebut untuk menghindari stigma negatif dari masyarakat, terutama mengucilkan.

“Kalau semua desa aktif, Insha Alloh dalam kondisi apapun, baik ada libur panjang atau hal lainnya, akan bisa ditangani. Untuk yang bergejala, kita rawat di rumah sakit sampai sembuh,” kata dia.

Eni pun meminta satgas di kecamatan dan desa untuk terus mengedukasi masyarakat tentang protokol kesehatan 3M. Yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Kalau masih banyak yang tidak disiplin dan tidak patuh, maka akan terus ada ditemukan kasus positif Covid-19,” kata Eni.

(Riza M Irfansyah/Ageng)

Artikel Lainnya

Klaim Pembayaran Covid-19 Manulife Capai Rp54,5 M

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Manulife Indonesia terus berkomitmen memberikan layanan penyedia solusi...

Angka Positivity Rate Covid-19 di Kota Bandung Melebihi Standar WHO

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Angka positif aktif Covid-19 di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) kini tembus di 484 kasus dengan jumlah kumulatif 3039 kasus. Bahkan, untuk angka positivity...

Diego Maradona Minta Jenazahnya Dibalsam

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Diego Maradona dikabarkan meminta pihak keluarga untuk mengawetkan tubuhnya dengan proses pembalsaman ketika meninggal dunia. Permintaan mantan pemain timnas Argentina itu untuk mengawetkan jasad...

Pemkab Ciamis Siapkan Langkah Tangani Pandemi Covid-19

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 (Pikovid) Ciamis, kasus terkonfirmasi pada Jumat (27/11/2020) mencapai...

Pemkot Resmikan Kampung Wisata Kreatif Cigadung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Daftar destinasi wisata di Kota Bandung kembali bertambah, Yakni, Kampung Wisata Cigadung di Kecamatan Cibeunying Kaler. Tak hanya menawarkan kesejukan, kampung wisata ini...

DKPP Catat 6400 Pelanggaran Pemilu sejak 2012

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menilai profesionalitas penyelenggara pemilu perlu lebih ditingkatkan. Hal itu menyusul masih tingginya pengaduan terkait profesionalitas penyelenggara Pemilu. “Sejak 2012...

Diego Maradona Tutup Usia, Presiden Argentina Tetapkan 3 Hari Berkabung

ARGENTINA,FOKUSJabar.id: Legenda Sepakbola Dunia asal Argentina, Diego Maradona meninggal dunia diusianya yang ke-60, Rabu (25/11/2020) malam. Sebelum meninggal, Diego Maradona sempat menjalani operasi otak di...