Jumat 25 September 2020

Kemenag Susun Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Madrasah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kasubdit Bina GTK MI dan MTs Kementerian Agama RI, (Kemenag) Ainurrofiq menuturkan, pihaknya tengah menyusun modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah. Rencananya, modul PKB akan digunakan mulai 2021.

Rofiq menjelaskan, Modul PKB Guru MTs yang sedang disusun terdiri dari lima bidang kompetensi. Meliputi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA Terpadu (Fisika dan Biologi), Matematika, dan BK (Bimbingan dan Konseling).

“Kelima bidang kompetensi tersebut, nantinya akan disetarakan dengan 60 Unit Pembelajaran (UP),” kata Rofiq, Minggu (13/9/2020).

“Dengan tersusunnya modul pembelajaran PKB bagi Guru MTs ini, diharapkan mampu memberikan kesempatan yang luas bagi para guru untuk semakin termotivasi dalam meningkatkan kompetensinya,” Rofiq menambahkan.

BACA JUGA: Kemenag Jabar Persiapkan Pemberangkatan Haji Tahun 2021

fokusjabar.id kemenag
Guru Madrasah. (FOTO: WEB)

Lanjutnya, modul PKB bagi Guru MTs ini disusun oleh Tim dan Reviewer yang terdiri dari para guru, widyaiswara, dosen serta pakar pendidikan terkait. Modul ditargetkan rampung pada 2020 ini setelah melalui tahapan penyusunan, review, uji publik dan digitalisasi. Modul akan digunakan pada 2021.

Menurutnya, ada perbedaan subtansi modul PKB Madrasah yang saat ini disusun Kemenag. Pertama, materi Modul PKB Madrasah lebih berorientasi kepada konsep moderasi beragama. Kedua, modul ini mengedepankan computational thinking approach.

“Ketiga, modul lebih aplikatif terhadap penilaian peserta didik dan memiliki integrasi dengan nilai-nilai keislaman atau berbasis pendidikan Alquran,” kata dia.

Modul baru PKB guru madrasah ini diharapkan mampu memberikan output yang positif dan membawa kemajuan bagi kualitas kompetensi guru di madrasah.

“Insya Alloh, seluruh modul PKB ini akan terus direview untuk pengayaan konten dengan mengintegrasikan konsep asesmen kompetensi guru dan asesmen kompetensi peserta didik,” ujar dia.

Untuk diketahui, penyusunan modul PKB ini merupakan tindak lanjut implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 38 Tahun 2018 tentang Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru.

(Asep/Ageng)

Artikel Lainnya

Hobi Naik Gunung Bikin Orang Lupa Diri?

BANJAR,FOKUSJabar.id: Hobi naik gunung memang tidak bisa dianggap enteng,...

178 Pegawai Pemkot Bandung yang Positif Covid-19 Sembuh

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 178 pegawai pemerintah kota Bandung yang terkomfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan negatif Covid-19 atau sembuh setelah menjalani uji usap lanjutan. Sementara sisanya sebanyak...

Arkhan Ghifari Relawan Cilik Covid-19 dari Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Bocah berumur tiga tahun asal Garut, Jabar, Arkhan Ghifari Dzakiandra hebohkan Dunia Maya (Dumay), khususnya pengguna Instagram (IG) melalui tayangan media audiovisual-nya. Video yang...

2 ASN di Kabupaten Tasikmalaya Terpapar Corona

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya terus bertambah. Pada Kamis (24/9/2020), dua Aparatur...

Sukses Mengangkat Peringkat, Kafilah MTQ XXXVI Diawur Bupati Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sukses mengangkat peringkat di kejuaraan bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat, belum lama ini Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya "Ngawur" hadiah bagi para juara MTQ XXXVI...

3.233 Pegawai Pemkot Bandung Swab Test, 326 Positif Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, 3.233  Pegawai Pemkot Bandung telah selesai jalani uji usap. Hasilnya, jumlah pegawai yang positif...

JabarProv-CSIRT Siap Hadapi Serangan Cyber

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) terpilih sebagai target prioritas nasional pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) 2020. Penunjukkan itu berdasarkan Surat Kelala...