Minggu 27 September 2020

KPK kembali panggil mantan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: KPK kembali memanggil mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Edi Siswadi dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan tanah untuk ruang terbuka hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung, Kamis (13/8/2020).

“Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka DS (Dadang Suganda/wiraswasta),” ucap Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Sebelumnya, saksi Edi Siswadi diperiksa KPK pada Kamis (12/3), untuk tersangka lainnya, yakni mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung Herry Nurhayat (HN).

Saat itu, penyidik mencecar yang bersangkutan soal aliran uang kegiatan pengadaan tanah untuk RTH Kota Bandung dan peruntukannya yang diduga banyak mengalir ke beberapa pihak.

BACA JUGA: Ibu Muda di Banjar Nyaris Diperkosa Penagih Kredit Baju

Diketahui, Dadang telah diumumkan sebagai tersangka pada 21 November 2019 dan telah ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur Gedung Merah Putih KPK sejak Selasa (30/6).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut, yaitu Herry Nurhayat serta dua mantan anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014 Kadar Slamet (KS) dan Tomtom Dabbul Qomar (TDQ). Ketiganya tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.

Dalam konstruksi perkara disebutkan bahwa pada 2011, Wali Kota Bandung Dada Rosada saat itu menetapkan lokasi pengadaan tanah untuk RTH Kota Bandung usulan kebutuhan anggaran pengadaan tanah RTH untuk tahun 2012 sebesar Rp15 miliar untuk 10 ribu meter persegi.

Setelah rapat pembahasan dengan Badan Anggaran DPRD Kota Bandung diduga ada anggota DPRD meminta penambahan anggaran dengan alasan ada penambahan lokasi untuk pengadaan RTH. Besar penambahan anggarannya dari yang semula Rp15 miliar menjadi Rp57 milyar untuk APBD murni tahun 2012.

Penambahan anggaran diduga dilakukan karena lokasi lahan yang akan dibebaskan adalah lokasi yang sudah disiapkan dan terlebih dahulu dibeli dari warga sebagai pemilik tanah. Upaya tersebut diduga dilakukan supaya beberapa pihak memperoleh keuntungan.

Sekitar September 2012, diajukan kembali penambahan anggaran dari Rp57 miliar menjadi Rp123,93 miliar. Total anggaran yang telah direalisasikan adalah Rp115,22 miliar di tujuh kecamatan yang terdiri dari 210 bidang tanah.

Edi Siswadi telah divonis bersalah dalam perkara suap terhadap seorang hakim dalam terkait penanganan perkara korupsi bantuan sosial di Pemkot Bandung. Edi Siswadi memerintahkan Herry Nurhayat untuk membantu Dadang Suganda dalam proses pengadaan tanah tersebut.

(Agung/ANT)

Artikel Lainnya

Sukses Mengangkat Peringkat, Kafilah MTQ XXXVI Diawur Bupati Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sukses mengangkat peringkat di kejuaraan bergengsi tingkat Provinsi...

Wali Kota Bandung: Tidak Bisa Senaknya Berikan Kesimpulan Terkait Masker Scuba dan Buff

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Soal larangan penggunaan masker scuba dan buff, Wali Kota Bandung, Jabar, Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan dinas terkait. "Nanti...

Harga dan Spesifikasi Realme Narzo 20A, Narzo 20, dan Narzo 20 Pro

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Realme mengumumkan ponsel terbaru seri Narzo yang terdiri dari tiga varian, yakni versi paling terjangkau Realme Narzo 20A, versi standar Narzo 20, hingga...

Terpapar Corona, Putra Wali Kota Jambi Meninggal

JAMBI,FOKUSJabar.id: M Fabiansyah, Putra Wali Kota Jambi Syarif Fasha dikabarkan meninggal dunia, Senin (21/9/2020). Kabar duka tersebut pertama kali kali tersiar saat disampaikan di group...

Wali Kota Bandung: Tidak Bisa Senaknya Berikan Kesimpulan Terkait Masker Scuba dan Buff

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Soal larangan penggunaan masker scuba dan buff, Wali Kota Bandung, Jabar, Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan dinas terkait. "Nanti...

DPRD Jabar Akan Perjuangkan Status Guru Honorer

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari akan terus berupaya agar status guru honorer di Jawa Barat jelas, sehingga kesejahteraan mereka pun ada...

DPR Akan Panggil Dua Menteri

JAKARTA,FOKUSJabar.id: DPR akan menggelar rapat gabungan memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) dan Menteri Pertanian (Mentan) terkait Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih. "Memang harus ada rapat...