Minggu 20 September 2020

Dongkrak Ekonomi Industri Pariwisata, BPPD-Dekranasda Ciamis Jalin Kerjasama

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebagai upaya mendongkrak ekonomi industri dari bidang pariwisata, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat jalin kerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Kamis (13/8/2020).

Ketua BPPD Ciamis, Endang Haris Juandana mengatakan, kerjasama tersebut untuk melakukan penyelarasan dan sinergitas, khususnya dibidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Kementan Harus Tambah Alokasi Pupuk Bersubsidi Di Jabar

“Diharapkan, kerajinan yang ada di Dekranasda bisa menjadi konten-konten yang kemudian dipromosikan oleh kami. Hal tersebut juga, sesuai dengan visi dan misi Bupati Ciamis sekaligus merealisasikan motto Ciamis,” kata dia.

Pihaknya ingin mewujudkan sinergitas dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Ciamis. Kemudian pihaknya akan ikut serta dalam perekrutan pelatihan batik dan membantu mencari serta mengumpulkan informasi mengenai Batik Ciamis.

“Kita memiliki ketertarikan yang sama dalam mempromosikan kesenian dan kerajinan khas Kabupaten Ciamis,” katanya

Dia berharap, kesepahaman tersebut dapat mencapai target Kabupaten Ciamis pada tahun 2021. Yaitu, menjadikan tahun kunjungan wisata dengan jumlah 800 ribu kunjungan.

“Dengan adanya kerjasama ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Ciamis dimata para pengunjung,” ucapnya. 

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Ciamis, Kania Ernawati Herdiat mengatakan, pihaknya memiliki target untuk dapat mengangkat kerajinan khas Ciamis, agar bisa dikenal oleh masyarakat luar daerah.

“Kami juga ingin menyentuh masyarakat pengrajin dan meningkatkan usaha para pengrajin yang ada di seluruh Kabupaten Ciamis,” kata dia.

Menurut Kania, giat  yang dilaksanakan, pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), promosi-promosi kerajinan dan lain-lain. 

“Adapun pelatihan yang akan dilaksanakan pada tahun 2021, pelatihan batik. Pelatihan ini akan berlangsung selama 18 hari dengan jumlah peserta 250 orang,” kata Kania.

(Riza M Irfansyah/Bambang)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Lampu PJU Tak Menyala, Jalan Padaherang-Kalipucang Rawan Kriminal dan Kecelakaan

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Raya...

Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Mengancam Petani

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di tengah ancaman kekeringan akibat kemarau, para petani di Kabupaten Tasikmalaya diresahkan kelangkaan pupuk bersubsidi. Kelangkaan pupuk diduga akibat pihak supplyer lambat mendistribusikan...

Spesifikasi Realme 7 dan 2 Kompetitornya

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Realme resmi merilis ponsel seri terbaru, Realme 7. Dibekali konfigurasi quad-camera dengan lensa utama 64MP dan teknologi NFC, Realme 7 memiliki dua kompetitor. Ini...

PSBB Proporsional Depok Ditetapkan Hingga Akhir September

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional hingga 29 September 2020. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang...

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diberi HandPhone oleh Gubernur Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Odading Mang Oleh viral di media sosial setelah dipromosikan Ade Londok dengan gaya khasnya. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) dan istrinya, Atalia Praratya...

Trump: AS Distribusikan 100 Juta Dosis Vaksin Corona Desember

AMERIKA SERIKAT,FOKUSJabar.id: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengatakan sedikitnya 100 juta dosis vaksin virus corona sudah bisa didistribusikan di AS pada Desember 2020. "Begitu...

Masih Terapkan AKB, Kota Bandung Tak Batasi Wisatawan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum melakukan pembatasan bagi wisatawan hingga saat ini, meski tengah melaksanakan adaptasi kebiasaan baru (AKB) secara ketat. "Belum ya, belum...