spot_img
Kamis 29 Februari 2024
spot_img
More

    7 Manfaat Sarang Burung Walet

    BANDUNG,FOKUSJAbar.co.id: Manfaat sarang burung walet, Sarang yang dihasilkan oleh burung walet populer untuk diolah sebagai sup. Meski begitu, banyak juga yang memetik manfaatnya dengan mengolah sarang menjadi makanan penutup. Sering juga dijadikan bahan dasar pembuatan kosmetik.

    Ilmu pengobatan tradisional Cina percaya bahwa memakan sarang burung walet dapat menangkal penuaan, melawan kanker, merangsang pertumbuhan sel dan jaringan sehat, hingga meningkatkan konsentrasi.

    Namun di samping itu, masih banyak potensi manfaat sarang burung walet lainnya yang sayang untuk dilewatkan. Misalnya:

    1. Kaya asam amino penting

    Liur untuk membuat sarang terbuat dari protein khusus yang mengandung berbagai macam asam amino, seperti:

    Asam aspartat dan prolin yang berguna untuk regenerasi sel. Sistein dan fenilalanin, untuk meningkatkan kerja memori, kerja impuls saraf, dan kerja penyerapan vitamin D dari sinar matahari. Tirosin, untuk mempercepat pemulihan setelah sakit. Glukosamin, untuk membantu proses pemulihan tulang rawan.

    Beberapa di antaranya merupakan asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh dari makanan. Itu kenapa sarang burung walet menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan asam amino Anda.

    BACA JUGA: Ini Loh ! Burung yang Tak Pernah Turun Harga

    Turun Harga Sarang walet juga mengandung glikoprotein yang lebih mudah larut, serta mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibanding kandungan dalam sup ayam dan ikan.

    1. Sumber mineral yang baik

    Sarang burung walet juga diperkaya oleh berbagai mineral yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Di antaranya mangan, tembaga, seng, dan kalsium.

    Mineral mangan bertugas untuk membantu pertumbuhan tulang, penyembuhan luka, sekaligus melancarkan proses metabolisme karbohidrat, kolesterol, dan asam amino di dalam tubuh. Mangan juga berfungsi untuk mengaktifkan dan memastikan enzim bekerja dengan baik di dalam tubuh Anda.

    Sementara tembaga berperan menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Tembaga juga mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh, serta meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh.

    Bagi tubuh, asupan kalsium yang mencukupi berperan menjaga kesehatan tulang dan persendian, serta mengatur proses pembekuan darah. Tak lupa ada mineral kromium yang berperan membantu penyerapan nutrisi di usus.

    1. Mencegah resistensi insulin

    Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi sarang walet secara rutin dapat mencegah resistensi insulin pada orang-orang yang terbiasa makan makanan berlemak. Resistensi insulin adalah salah satu faktor risiko terbesar dari penyakit diabetes.

    Kandungan nutrisi dalam sarang walet dapat membantu mencegah otak melepaskan sinyal yang memperbanyak produksi insulin sebagai respon dari asupan lemak berlebihan. Sarang walet juga berpotensi memelihara kerja metabolisme tubuh untuk memecah lemak lebih efektif.

    Meski penelitian ini baru diujicobakan pada hewan lab, tapi tidak menutup kemungkinan akan memiliki hasil yang serupa bila dikonsumsi oleh manusia.

    1. Tinggi antioksidan

    Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Letters In Health and Biological Sciences melaporkan bahwa sarang walet termasuk makanan tinggi antioksidan. Antioksidan adalah senyawa aktif yang bermanfaat untuk melawan efek radikal bebas, penyebab berbagai penyakit kronis.

    1. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

    Manfaat sarang burung walet lainnya adalah penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian terbitan jurnal Drug Design, Development and Therapy tahun 2015 melaporkan sarang walet berpotensi menurunkan risiko pengentalan darah (hiperkoagulasi) akibat kolesterol tinggi. Masalah pembekuan darah adalah salah satu penyebab paling umum dari penyakit kardiovaskular.

    Penelitian tersebut juga menunjukkan menunjukkan sarang walet memiliki efek yang mirip dengan simvastatin (obat penurun kolesterol). Namun, sarang walet tidak menunjukkan kecenderungan memperburuk kerja metabolisme.

    1. Meningkatkan daya tahan tubuh selama

    Kemoterapi Sarang burung walet sudah sejak lama dianggap sebagai makanan peningkat daya tahan tubuh di negara asalnya, Tiongkok (RRC). Nah, penelitian yang dimuat dalam jurnal Drug Design, Development and Therapy tahun 2016 menemukan bahwa sarang walet secara spesifik membantu daya tahan tubuh selama kemoterapi.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sarang burung walet rutin selama 30 hari dapat meningkatkan kekebalan imun dalam usus yang melemah akibat kemoterapi. Senyawa dalam liur burung walet juga dilaporkan bekerja mengurangi cedera pada jaringan usus yang disebabkan oleh efek samping obat cyclophosphamide.

    1. Meredakan peradangan

    Gangguan autoimun seperti diabetes, rheumatoid arthritis (rematik) dan penyakit radang usus telah dikaitkan dengan peningkatan kadar TNF-α (Tumor Necrosis Factor- alpha).

    FOKUSJabar.id Manfaat Sarang Burung Walet
    Burung Walet Ilustrasi (Web)

    Sebuah penelitian dari Malaysia yang dimuat dalam jurnal International Food Research Journal tahun 2011 melaporkan bahwa konsumsi sarang burung walet rutin efektif membantu mengurangi produksi TNF-α.  TNF-α adalah protein khusus yang memicu terjadinya peradangan sistemik dalam tubuh, dilansir dari Hellosehat.com.

    Namun, perlu dipahami bahwa potensi berbagai manfaat sarang burung walet untuk kesehatan di atas masih terbatas studi kecil. Entah itu dilakukan pada tikus lab atau pada sampel sel jaringan manusia. Belum ada banyak data ilmiah sahih yang bisa benar-benar membuktikan klaim terapeutik dari sarang walet.

    (Nendy/Hellosehat.com)

    Berita Terbaru

    spot_img