Sabtu 26 September 2020

BPBD Ciamis Imbau Warga Antisipasi Dampak Musim Kemarau

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis terus mengimbau warga untuk mengantisipasi dampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

“Untuk antisipasi kekeringan, kami sudah melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Dadang Darmawan, Kamis (6/8/2020) .

Untuk permintaan distribusi air dari masyarakat, diakui Dadang, baru datang dari satu kecamatan yakni kecamatan Pamarican.

“Pekan kemarin, kami sudah mendistribusikan air sebanyak 3.500 liter kepada salah satu desa di kecamatan Pamarican,” kata dia.

BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Bantuan Rp600 Ribu Per Bulan Bagi Pegawai

Dadang menjelaskan, saat ini stok air di beberapa daerah kabupaten Ciamis masih aman. Karena, sumur dan mata air masih mengalir normal.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan monitoring kepada 27 Kecamatan sebagai upaya antisipasi dampak kekeringan.

“Saat ini masih aman, tapi kami selalu monitoring di semua kecamatan jika nanti ada daerah yang kekurangan air bersih kami sigap mengatasinya,” ujar Kepala BPBD Ciamis ini.

Untuk daerah yang rawan kekeringan, berdasarkan data tahun sebelumnya, ada di 12 titik. Namun, untuk yang paling mendominasi yakni di kecamatan Pamarican, Banjarsari, dan Banjaranyar.

“Untuk Pamarican, kami kemarin telah memberikan edukasi kepada kadus (kepala dusun) dan kades agar membuat sumur dan mencari mata air terdekat. Jadi apabila sumur kering, kalau ada mata air yang dekat, petugas bisa langsung membawanya menggunakan mobil tanki,” ujar Dadang.

BACA JUGA: Dua Sahabat Di Kabupaten Tasikmalaya Edarkan Sabu-Sabu

Selain itu, Dadang menghimbau masyarakat untuk bisa menggunakan air secukupnya. Terlebih, dampak kekeringan bukan hanya kekurangan air, namun harus waspada juga terhadap bencana lain seperti kebakaran.

“Karena itu, kami terus imbau warga untuk antisipasi dampak kemarau salah satunya kebakaran Jangan bakar-bakar di lahan yang berpotensi terjadinya kebakaran,” kata Dadang.

(Riza M Irfansyah/Ageng)

Artikel Lainnya

Covid-19, Muscab ke-VI PHRI Garut Diundur 1 Bulan

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Garut,...

DPRD Banjar Dorong Revitalisasi BWP

BANJAR,FOKUSJabar.id: Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Jabar bersama Direktur Banjar Water Park (BWP) gelar ekspose terkait revitalisasi BWP yang bertempat...

Sekda: Tidak Ada Kompromi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang kompromi bagi para pelanggar protokol kesehatan. Hal itu ditegaskan Sekda...

Gratis Ongkir dari JNE di HUT Kota Bandung 210

BANDUNG,FOKUSJabar.id: JNE menyiapkan kado istimewa dalam rangka HUT Kota Bandung ke-210. Ikut memeriahkan hari jadi kota berjuluk Parisj van Java, JNE memberikan promo bebas...

IBI Kota Tasikmalaya Gencar Sosialisasikan 3M

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Tasikmalaya, Jabar, terus bergerak mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pencegahan penyebaran Covid-19. Hal ini seiring dengan peningkatan kasus Covid-19...

Hasil Uji Lab, Permen Jari Tak Terbukti Sebabkan Anak Keracunan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang anak meninggal diduga keracunan akibat permen jari di Ciamis. Sedangkan dua orang lainnya harus menjalani perawatan di RSUD Ciamis. Hasil uji laboratorium permen...

Saingi Gojek, Bos AirAsia Tony Fernandes Bikin SuperApp

JAKARTA,FOKUSJabar.id: CEO AirAsia Tony Fernandes dikabarkan sedang menyiapkan superapp yang akan menyaingi Gojek dan Grab, Senin (21/9/2020). Tony Fernandes mengatakan telah menyiapkan model bisnis baru...