Sabtu 26 September 2020

Pilkades Serentak di Ciamis Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Ciamis akan diselenggarakan 15 Agustus 2020. Sebanyak 143 desa di 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis akan melaksanakan pemilihan langsung.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, dalam masa pendemi perlu persiapan yang matang. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk pencegahan penyebaran Covid-19.
“Jangan sampai ada klaster baru,” kata Bupati seusai pelaksaan rapat persiapan bersama unsur Forkopimda, dan SKPD terkait yang diikuti secara daring oleh Camat dan Pjs Kepala Desa se-Kabupaten Ciamis, Selasa (4/8/2020).
Herdiat mengungkapkan, sebanyak 143 desa yang menggelar pilkades disebar di 553 Tempat Pemilihan Suara (TPS).
“Setiap desa akan dibagi menjadi 3 sampai 5 TPS dengan mempertimbangkan jumlah massa pemilih yang ada di desa bersangkutan,” kata Herdiat.
Menurut Herdiat, penyebaran 553 TPS bertujuan mengurangi waktu antrian sehingga tidak menimbulkan penumpukan masyarakat yang akan menunaikan hak pilihnya. Termasuk pembagian jadwal waktu kedatangan pemilih pun harus diatur.
“Kita harus sukseskan Pilkades Serentak, diharapkan para Camat mampu menjalin kerjasama dengan pihak pengamanan baik TNI, Polri dan panitia untuk mengatur jadwal kedatangan atau jumlah pemilih yang datang ke TPS,”  ucap Herdiat.
Herdiat menghimbau, penerapan protokol kesehatan seperti kewajiban memakai masker, melakukan pengecekan suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan berikut sabun atau hand sanitizer, diterapkan secara ketat.
“Pilkades serentak harus terlaksana dengan sukses dan tidak menimbulkan klaster baru kasus Covid-19. Kita mengharapkan sukses dalam pelaksanaan, sukses administrasi dan tentu sukses untuk semuanya,” ujar Herdiat. 
(Riza M Irfansyah/Ageng)

Artikel Lainnya

Pilkada Serentak 2020 Akan Kembali Ditunda?

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wacana penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak...

Arkhan Ghifari Relawan Cilik Covid-19 dari Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Bocah berumur tiga tahun asal Garut, Jabar, Arkhan Ghifari Dzakiandra hebohkan Dunia Maya (Dumay), khususnya pengguna Instagram (IG) melalui tayangan media audiovisual-nya. Video yang...

Tolak SK Muprovlub, Kadin Jabar Ajukan Gugatan

BANDUNG,FOKUSjabar.id: Kadin Jabar layangkan gugatan hukum terkait SK Kadin Indonesia hasil dari musyawarah provinsi luar biasa (muprovlub) di Prime Plaza Hotel, Purwakarta. SK Nomor Skep/039/DP/IX/2020 tersebut...

DPR Akan Panggil Dua Menteri

JAKARTA,FOKUSJabar.id: DPR akan menggelar rapat gabungan memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) dan Menteri Pertanian (Mentan) terkait Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih. "Memang harus ada rapat...

Dalam 5 hari, Pasien Positif Corona di Kota Banjar Tembus 8 orang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sebanyak 8 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar dalam 5 hari terakhir, Sabtu (19/9/2020). Dalam kurun waktu tersebut setiap harinya terus ada...

Banjir Bandang Sukabumi, 2 Warga Hanyut Ditemukan Meninggal Dunia

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jabar, terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada Senin (21/9/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. Banjir akibat intensitas hujan...

Walau Bukan alat Pemeriksa Covid-19, Pemkot Banjar keluarkan 6.841 alat Rapid Test

BANJAR,FOKUSJabar.id: Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Agus Nugraha mengatakan Pemkot Banjar sudah melakukan pemeriksaan Rapid Test sebanyak 6.841 alat. Padahal menurut ahli, Rapid Test...