Minggu 20 September 2020

Data Warga Tasikmalaya Dijual Spekulan Tanah

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Aktifis Pergerakan Tasikmalaya, Dadi Abidarda menyayangkan dengan banyaknya spekulan tanah yang memanfaatkan data warga terdampak di Proyek strategis nasional Tol Bandung-Cilacap di wilayah Kota Tasikmalaya.

“Data penetapan lokasi (penlok) lengkap dengan alamat warga dibanderol jutaan rupiah oleh para spekulan yang diduga dikeluarkan oleh para oknum pejabat, ini jelas ada niatan untuk meraih keuntungan,” kata Dadi Abidarda, Selasa (16/6/2020).

Dadi mengaku, heran karena informasi yang dia dapat tentang penlok juga belum keluar secara resmi tetapi data sudah beredar di masyarakat berarti ada oknum pejabat yang sengaja membocorkan data tersebut.

BACA JUGA: Balonbup Tasikmalaya Iwan Saputra didukung Politisi PAN

“Di masyarakat akhir-akhir ini data tersebut dijual per kelurahan kepada calon pembeli dengan sejumlah nominal jutaan rupiah, modusnya seperti itu, ini jelas meresahkan,” tuturnya.

Padahal dibalik rencana itu, lanjut Dadi, disinyalir supaya dibeli spekulan dengan harga murah dari pemilik lahan dan saat pembebasan tanah oleh pemerintah nanti mendapat keuntungan yang berlipat.

“Aneh, datanya lengkap, ada alamat dan lokasi tiap kelurahan, dan kalau memang benar sudah ada penlok, informasi yang saya dapat amdal juga belum selesai berarti disini ada yang membocorkan data,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Dadi, sedang menelusuri dan investigasi mengenai banyaknya spekulan tanah. Tentunya dalam masalah tersebut tidak mungkin masyarakat biasa mengetahui data secara lengkap tanah yang akan kena dampak jalan tol kecuali ada oknum pegawai atau pejabat pemerintah yang membocorkannya.

“Tak mungkin masyarakat tahu akan data Penlok kecuali ada oknum pegawai Pemerintah yang membocorkan hal tersebut demi meraup keuntungan dari rencana pembebasan lahan Tol Bandung-Cilacap,” pungkasnya.

(Nanang Yudi/As)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

KLHK Minta Pemda Cabut Peredaran Tiga Jenis BBM di SPBU

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintahan daerah (Pemda) diminta berani mencabut peredaran tiga...

BP JAMSOSTEK Berikan Relaksasi Ringankan Beban Masyarakat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: BP JAMSOSTEK langsung memberikan respon terkait penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2020 tentang penyesuaian iuran program Jaminan Sosial  Ketenagakerjaan selama bencana...

Seminar Daring di Taiwan Expo 2020

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Taiwan Expo siap digelar sejak tanggal 14-16 Oktober .Pameran yang digelar secara daring tersebut akan menyajikan rangkaian seminar online guna meningkatkan interaksi dan...

Ini Kata Febri Setelah Uji Coba versus Bandung United

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi mendapat banyak pelajaran dari pertandingan uji coba versus Bandung United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota...

Mulai Hari Ini, PSBB Jakarta Diperketat Lagi

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Kebijakan PSBB di Jakarta kembali dipekerketat hari ini, Senin (14/9/2020). Penerapan PSBB kembali ini diterapkan berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 yang diteken...

Bincang Bisnis Online Bank bjb, Trik Promosi Jualan Laris

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bank bjb akan membantu berikan solisi  Kebutuhan akan penggunaan platform digital sebagai media pemasaran mutlak diperlukan untuk mendongkrang bisnis di zaman kiwari. Lewat pemanfaatan...

Kapulaga, Tanaman Rempah Bernilai Ekonomi

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kapulaga, salah satu jenis tanaman rempah-rempah yang sering digunakan untuk campuran masakan dan jamu. Selain itu, hasil tanaman memiliki nilai ekonomis yang cukup...