spot_img
Sabtu 17 April 2021
spot_img
spot_img

Dampak Covid-19, Haul 25 Tahun Meninggalnya Nike Ardilla di Ciamis Ditunda

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Haul ke 25 tahun meninggalnya Nike Ardilla ditunda karena penyebaran virus corona. Haul yang biasa digelar setahun sekali pada bulan Maret ini selalu digelar di Makam Imbanagara Ciamis Jawa Barat.

Biasanya haul Nike Ardila dilaksanakan pada 19 Maret (1995) bertepatan dengan tragedi yang menewaskan Nike Ardilla. Atau dilaksanakan pada hari Minggu diantara tanggal 19 Maret. Untuk tahun 2020 ini, haul rencananya digelar pada Minggu (22/3/2020) di lokasi makam Nike Ardilla di Pemakaman Cidudu, Dusun Lebaklipung, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis.

“Rencananya Haul dilaksanakan nanti hari Minggu (22/3), kan tanggal 19 nya bukan hari Minggu. Tapi dengan adanya edaran dari pemerintah tak boleh ada kegiatan pengerahan massa jadi dibatalkan, ditunda dulu,” ujar Ketua Nike Ardila Fans Club (NAFC) Ciamis Gerak Mentasi, Rabu (18/3/2020).

Pertimbangannya haul ditunda, karena fans yang datang jumlahnya bisa mencapai ribuan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan fans dari luar negeri juga berdatangan, dari Singapura, Malaysia hingga Brunai.

Mereka biasa datang secara rombongan dengan menyewa bus besar, beberapa diantaranya menggunakan kendaraan pribadi. Para fans ini datang sehari sebelum acara berlangsung. Saat acara digelar biasanya dilaksanakan doa bersama di depan makam, hingga hiburan menyanyikan lagu Nike Ardilla.

“Yang datang itu se Indonesia, jumlahnya banyak bukan lagi ratusan. Ada juga dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Karena saat ini kondisinya tak memungkinkan jadi ditunda. Edaran kepada para NAFC juga sudah disebar,” jelas Gerak.

Namun Gerak juga tak bisa melarang bila ada para fans yang memaksa datang secara mandiri ke makam Nike Ardila. Ia mengaku hanya memberi imbauan, tak bisa melarang atau menyuruh kembali ke daerahnya.

Baca Juga : Kolaborasi Musik Tradisional dan Akustik, Disbudpar: Tahun Depan Tampil Beda

“Tujuannya untuk pencegahan sesuai arahan pemerintah. Kalau ada yang datang ya silahkan saja, pasti memang ada yang datang. Sebetulnya, berdoa bagi almarhumah di daerahnya masing-masing bisa dilakukan. Nanti kalau kondisinya sudah memungkinkan, kegiatan bisa dilaksanakan,” ucap Gerak.

Bagi Gerak dan fans lainnya, sosok Nike Ardila merupakan idola yang tak lekang oleh waktu. Meski ia sudah tak ada di dunia ini, namun karya-karyanya masih bisa dinikmati sampai sekarang. Bahkan generasi pemuda saat ini masih banyak yang hafal lagu Nike Ardila, seperti Bintang Kehidupan, Sandiwara Cinta hingga Seberkas Sinar.

Salah seorang fans Nike Ardila asal Ciamis, Ratna Suminar (24) mengatakan meski ia bukan hidup di era Nike Ardila, namun ia menyukai lagu-lagunya. Awal ia mendengar dan mengetahui lagu Nike Ardilla dari musik player yang biasa disetel orang tuanya.

“Yang saya tahu lagunya Mamah oh Mamah dan Bintang Kehidupan itu lagu favorit. Setiap tahun saya juga suka hadir kalau ada acara di makam almarhumah. Tapi sayang untuk tahun ini ditunda, dibatalkan,” ucapnya.(riza irfansyah/dar)

 

Artikel Lainnya

spot_img