BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kontingen Young Guns berhasil mengoleksi 15 medali emas, 7 medali perak, dan 3 medali perunggu pada Kejuaraan Karate ‘Piala Wali Kota Bandung 2019’ sekaligus tampil sebagai juara umum.
Pada kejuaraan yang berakhir Minggu (22/9/2019) di GOR Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Young Guns berhasil menjadi yang terbaik dari 36 kontingen yang berpartisipasi pada kejuaraan.
Posisi runner up, diraih kontingen dojo Banjarsari dengan raihan 9 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu. Diikuti kontingen KKI Kota Bandung yang meraih 8 medali emas, 2 medali perak dan 9 medali perunggu di peringkat ketiga.
Ketua Harian Pengcab Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Bandung, Dicky Wishnumulya mengaku cukup puas dengan pelaksanaan kejuaraan yang digelar. Pasalnya, penampilan para atlet karate Kota Bandung yang membela dojo maupun perguruan masing-masing sangat baik.
“Banyak terpantau atlet-atlet yang memiliki potensi bagus untuk menjadi andalan FORKI Kota Bandung kedepan. Baik di kelompok usia dini, pemula, junior, maupun U21,” ujar Dicky saat ditemui usai penutupan kejuaraan, Minggu (22/9/2019).
Pada kejuaraan kali ini, lanjut Dicky, pihaknya menurunkan tim talent scouting yang dibentuk secara khusus. Pasalnya, kejuaraan yang digelar dijadikan menjadi salah satu ajang seleksi bagi atlet-atlet untuk Pusat Pendidikan dan Latihan olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) Kota Bandung.
“Selain untuk PPLPD Kota Bandung, juga jadi ajang seleksi awal bagi pembentukan tim Popda Jabar 2020 Kota Bandung. Untuk jangka panjang, atlet-atlet ini pun dipersiapkan untuk Porda Jabar XIV tahun 2022,” tegasnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Rustam Hutabarat menambahkan, animo peserta pada kejuaraan kali ini sangat tinggi. Dari target peserta sebanyak 500 atlet, membludak hingga mencapai 565 peserta yang meembela 36 kontingen dojo maupun perguruan di Kota Bandung.
“Ini membanggakan bagi kami karena membludaknya peserta menandakan jika pembinaan olahraga karate di Kota Bandung berjalan dengan baik. Atlet yang berlaga pun hanya bagi atlet yang berdomisili di Kota Bandung karena kita gelar ini sebagai ajang pembinaan atllet karate di Kota Bandung,” pungkas Rustam.
(ageng/bam’s)


