CIAMIS, FOKUSJabar.id : Pelatih Persatuan Sepak Bola Galuh Ciamis (PSGC), Andri Wijaya menanggapi acara Goes to School yang digelar Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSGC Ciamis pada Senin (2/9/2019).
Menurutnya, memang program itu berdampak positif pada jumlah supporter atau penonton yang datang ke stadion saat PSGC bertanding di Stadion Galuh. Tetapi berdampak negatif terhadap kondisi pemain karena setelah acara, Laskar Galuh mengalami kelelahan.
“Goes to School itu ada dampaknya, luar biasa untuk supporter. Tapi bagi kami cape. Karena di luar ekspektasi dan perkiraan. Saya kira jam 1 atau jam 2 sudah selesai. Ternyata (acara selesai) jam empat. Itu mengganggu,” kata Andri saat menggelar konferensi pers, Sabtu (7/9/2019).
Dia menegaskan, kalaupun memang harus ada acara seperti Goes to School harus diagendakan yang tepat. Jangan sampai mengganggu aktivitas pemain. Karena, tegasnya, bagi pemain istirahat itu sangat penting untuk menjaga stamina saat bertanding.
“Kalau kemarin (setelah acara Goes to School) itu tidak ada latihan atau latihannnya diliburkan, tidak ada masalah. Tapi karena dituntut latihan, ya kasihan pemain. Karena istirahat itu sangat penting,” tegasnya.
“Kalau memang ada acara tersebut, ya saya minta diagendakan jangan menggangu aktivitas para pemain,” lanjutnya.
Namun, ucapnya, alangkah baiknya Laskar Galuh dibiarkan tetap fokus menghadapi kompetisi. Karena pemain dan tim butuh poin bukan ingin tebar pesona.
“Alangkah baiknya tidak ada acara yang mengganggu pada konsentrasi pemain untuk menghadapi kompetisi, sementara jangan dulu lah. Tiadakan dulu. Kita konsentrasi pada kompetisi. Kita bukan untuk TP TP atau tebar pesona. Tapi kita butuh poin,” tegasnya.
Sebelumnya Panpel PSGC menggelar acara Goes to School ke beberapa sekolah di Ciamis. Tujuannya adalah membangkitkan rasa cinta pelajar terhadap tim sepak bola daerah. Lantaran selama ini jumlah penonton PSGC di laga Home selalu menurun.
Jumlah penonton yang menurun membuat Panpel PSGC mengalami kerugian karena biaya penyelenggaraan pertandingan tidak sebanding dengan keuntungan hasil penjualan tiket.
(Ibenk)
Foto: Pelatih dan pemain PSGC Ciamis saat mengikuti acara Goes to School (foto web)



