CIMAHI, FOKUSJabar.id: Kadisjasad Brigjen TNI AD Mochamad Hasan menegaskan, penerimaan prajurit baru di tubuh TNI bersih dari praktik Pungutan Liar (Pungli). Sebab, penerimaan prajurit baru sudah sangat transparan.
Demikian disampaikan Kadisjasad seusai menandatangani fakta integritas pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Gor Bung Tomo Disjasad TNI AD, Jalan HMS Mintaredja, Kota Cimahi, Jumat (14/12/2018).
“Saya rasa tidak ada (Pungli), karena sekarang semua sudah transparan,” tegas dia.
Mochamad Hasan pun menceritakan perihal informasi yang berkeliaran bahwa penerimaan prajurit harus membayar, lalu masyarakat kerap tergiur dengan bujuk rayu oknum yang menawarkan jasa itu. Namun, pihaknya memastikan praktik pungli tidak ada dalam penerimaan prajurit baru.
“Kan sekarang banyak orang di luar penerimaan prajurit itu harus membayar, sebenarnya kalau terjadi seperti itu, pasti kena tipu, ditipu orang,” tegas dia.
Dia menjelaskan bahwa penerimaan prajurit baru di tubuh TNI sudah sangat transparan dan semua menggunakan sistem. Hasilnya pun dipantau langsung oleh pelamar maupu Kepala Staf Angkatan Darat.
(Achmad Nugraha/LIN)



