spot_imgspot_img
Rabu 29 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Porserosi Jabar Optimis Cetak Hattrick Juara Umum PIN 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jawa Barat cukup optimistis bisa mempertahankan gelar juara umum pada perhelatan kejuaraan nasional (kejurnas) sepatu roda Piala Ibu Negara (PIN) 2018 di Kanjuruhan, Malang, 5-6 Juli 2018 mendatang. Jabar pun siap mencetak hattrick juara umum kejurnas sepatu roda PIN 2018.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Pengprov Porserosi Jabar, Erry Sudradjat saat melihat pelaksanaan seleksi tim sepatu roda Jabar di lintasan sepatu roda Saparua, Jalan Saparua Kota Bandung, Minggu (6/5/2018). “melihat penampilan atlet di seleksi ini, saya cukup optimistis kalau kita bisa mempertahankan gelar juara umum PIN 2018 untuk kali ketiga atau mencetak hattrick,” ujar Erry.

Erry menambahkan, pada seleksi kali ini, pihaknya pun secara konsekuen menerapkan aturan batas waktu minimal yang harus dicapai setiap atlet di setiap kategori dan nomor. Dengan batasan limit waktu yang harus dicapai tersebut, atlet yang mengikuti seleksi pun tampil cukup baik dan bertarung memperebutkan kuota untuk masuk dalam tim sepetu roda Jabar.

“Atlet tidak lagi bermain pelan dan santai meski bertanding di nomor jarak jauh. Mereka terus mengejar batasan limit waktu yang harus mereka capai untuk bisa masuk dalam kompisisi tim sepatu roda Jabar,” terangnya.

Dengan catatan waktu yang dicapai atlet di setiap kelompok dan nomor pertandingan, Erry mengaku jika pihaknya pun sudah memiliki gambaran kekuatan Jabar untuk gelaran kejurnas PIN 2018. Pihaknya sudah mulai memetakan kekuatan Jabar di ajang PIN 2018 di beberapa nomor unggulan.

“Ditambah dengan adanya bantuan dari KONI Jabar untuk pelaksanaan seleksi, menjadi motivasi tambahan bagi kita untuk mempertahankan gelar juara umum. Untuk penentuan atlet inti yang masuk dalam komposisi tim Jabar, kita akan lakukan rapat terlebih dahulu. Pasalnya, selain melihat hasil catatan waktu yang dicapai atlet di seleksi ini, ada hal lain yang jadi pertimbangan,” tegasnya.

Gelaran seleksi tim sepatu roda Jabar untuk PIN 2018 sendiri, diikuti oleh 179 atlet yang berasal dari 11 kota dan kabupaten di Jabar. Pada seleksi kali ini, hanya tiga daerah yang tidak mengirimkan atlet yakni Kota Bogor, Kota Cirebon dan Kota Sukabumi.

Pada seleksi tersebut, semua atlet harus mencapai limit waktu maksimal sesuai dengan kelompok dan nomor masing-masing di nomor jarak pendek 200 meter sebagai tes seleksi awal. Hal ini membuat beberapa atlet di beberapa kelompok berguguran untuk bisa mengikuti seleksi di nomor jarak menengah dan jarak jauh. Salah satunya di kelompok A, dimana hanya empat atlet yang mampu mencapai batas mininal limit waktu.

“Kita lakukan seleksi di tiga nomor yakni jarak pendek, jarak menengah, dan jarak jauh sesuai dengan kelompok. Untuk kelompok atlet dibagi dalam enam yakni kelompok A, B, C, D, junior dan senior. Dan untuk kejurnas, kita berharap bisa mengirim full team yakni 48 atlet dengan catatan bisa memenuhi limit waktu minimal. Kalau misal catatan waktu yang dicapai atlet sesuai dengan kelompok dan nomornya terlalu jauh, kita tidak akan memaksakan untuk mengirimnya. Kita akan kirim atlet yang memang berpeluang meraih medali,” pungkasnya. (ageng)

spot_img

Berita Terbaru