spot_imgspot_img
Selasa 27 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tawap Pamalayan Ciamis Berkembang jadi Kampung Zakat ke-16

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan menjadi salah satu landasan pengembangan pengelolaan zakat di Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Melalui program Tabungan Akhirat Warga Pamalayan (Tawap), dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di himpun untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Termasuk warga yang membutuhkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan masyarakat yang tertimpa musibah.

BACA JUGA:

Kemenag dan Baznas Ciamis Dorong Zakat Produktif

Program tersebut menjadi bagian dari perjalanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Pamalayan hingga desa tersebut di tetapkan sebagai Kampung Zakat ke-16 di Kabupaten Ciamis.

Peluncurannya berlangsung di Kantor UPZ Desa Pamalayan, Selasa (27/10/2026).

Kepala Desa Pamalayan, Agus Lutfi Mansur mengatakan, pengumpulan zakat di wilayahnya awalnya di lakukan di tingkat dusun.

Seiring waktu, pengelolaannya berkembang menjadi UPZ tingkat desa pada 2023.

Perkembangan tersebut memperkuat upaya desa dalam mengelola dana umat agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Kami ingin terus menjaga kinerja UPZ agar manfaat zakat dapat di rasakan lebih luas, tidak hanya oleh warga Pamalayan, tetapi juga masyarakat Kabupaten Ciamis,” ungkap Agus.

Menurutnya, keberadaan UPZ bukan hanya berkaitan dengan penghimpunan dana, melainkan juga bagaimana dana yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui Tawap, kepedulian sosial di harapkan tumbuh menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah desa, pengelola zakat dan masyarakat.

Bantuan kepada warga yang mengalami kesulitan ekonomi menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana tersebut.

Selain membantu kebutuhan mendesak, program ini juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas warga ketika menghadapi persoalan sosial maupun musibah.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis Apresiasi Kampung Zakat Pamalayan

Agus berharap, penetapan Pamalayan sebagai Kampung Zakat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengelolaan UPZ dan memperluas jangkauan penerima manfaat.

Ia juga ingin agar semangat berbagi yang tumbuh di masyarakat dapat terus dijaga. Sehingga dana zakat, infak, dan sedekah mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Tawap diharapkan tidak hanya menjadi program pengumpulan dana umat. Tetapi juga gerakan kepedulian yang mendorong masyarakat Pamalayan tumbuh lebih sejahtera dan berdaya.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru