BANJAR, FOKUSJabar.id: Perayaan HUT ke-81 TNI di Kota Banjar Jawa Barat (Jabar) tidak hanya diisi dengan kegiatan-kegiatan seremonial.
Malam puncak peringatan tersebut di kemas melalui Car Free Night (CFN) yang menghadirkan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kota Banjar, pelaku UMKM, komunitas hingga generasi muda.
BACA JUGA:
Polres Banjar Musnahkan 2.400 Botol Miras Sitaan di Dobo
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) malam itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan sekaligus mengenalkan berbagai potensi ekonomi kreatif yang ada di Kota Banjar.
Wakil Wali Kota Banjar, Supriana mengatakan, CFN kali ini sengaja di sandingkan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sebagai bentuk apresiasi kepada jajaran TNI sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat.
“Ini merupakan rangkaian ulang tahun TNI ke-81. Car Free Night sengaja diselenggarakan Sabtu malam sebagai bentuk apresiasi terhadap para anggota TNI,” kata Supriana.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana promosi bagi UMKM sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas, seni dan budaya.
“Ini juga menjadi ajang kolaborasi seluruh UMKM yang ada di Kota Banjar. Kemudian menjadi ruang bagi teman-teman muda untuk menampilkan seni budaya sebagai hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.
Supriana menambahkan, pelaksanaan Car Free Night secara rutin diharapkan dapat terus menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak.
Ketua Panitia Car Free Night, Eris Kristina menyebut, gelaran kali ini melibatkan sekitar 130 pelaku UMKM. Tidak hanya sektor kuliner, kegiatan juga memberi ruang bagi pelaku kriya, kerajinan tangan dan industri kreatif lainnya.
“Selain UMKM, di sini juga ada ruang untuk kriya, handicraft dan berbagai komunitas serta industri kreatif lainnya. Semua kita kolaborasikan,” kata Eris.
Nuansa HUT ke-81 TNI juga terlihat dalam konsep kegiatan. Sejumlah penampilan dan dekorasi dibuat dengan sentuhan bertema TNI. Termasuk kehadiran kendaraan Maung serta pameran yang berkaitan dengan alutsista.
Dari sisi pertunjukan, masyarakat disuguhi beragam penampilan. Mulai dari band, modern dance, seni tradisional, rampak gendang hingga pertunjukan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP dan seniman.
Bahkan, panitia menyiapkan pertunjukan monolog yang mengangkat nuansa perjuangan tentara pada masa Jenderal Sudirman.
“Untuk tema saat ini memang lebih ke TNI. Ada sentuhan nuansa alutsista, pameran dan berbagai pertunjukan seni. Ada band, modern dance, tradisional, rampak gendang, sampai kolaborasi TNI, Polri, Satpol PP dengan seniman,” jelasnya.
BACA JUGA:
Perumdam Tirta Anom Banjar Pasang Pompa Air Baru di Intake Balokang Patrol
Eris mengungkapkan, Car Free Night di Kota Banjar telah memasuki penyelenggaraan ketujuh dan berjalan sekitar 1,5 tahun. Menariknya, pelaksanaan kegiatan tersebut selama ini mengandalkan semangat gotong royong antara panitia, UMKM, komunitas dan sejumlah sponsor lokal.
“Alhamdulillah sampai sekarang kita berjalan tanpa APBD. Mudah-mudahan ke depan juga bisa terus bertahan karena kita selalu bergotong royong dengan para UMKM dan para pendukung,” katanya.
Antusiasme terhadap kegiatan tersebut juga mulai menarik peserta dari luar Kota Banjar.
Eris menyebut, terdapat peserta dari Tasikmalaya, Ciamis hingga Majenang yang ikut meramaikan kegiatan.
Hal itu menunjukkan bahwa Car Free Night mulai memiliki daya tarik tidak hanya bagi warga Banjar, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar.
“Ramainya pengunjung sekaligus menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Agus Purwadi)



