spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Widodo Cahyono Putro Soroti Tumpulnya Penyelesaian Akhir PSIS Semarang

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Rentetan peluang emas yang terbuang memaksa PSIS Semarang puas memboyong satu poin dari markas PSGC Ciamis.

Pelatih PSIS, Widodo Cahyono Putro, menilai ketajaman lini depan menjadi pekerjaan rumah yang wajib segera terbenahi.

Baca Juga: PSGC Ciamis Ditahan PSIS Semarang 0-0, Peluang Emas Corfe Hanya Membentur Tiang

PSIS Semarang menahan imbang PSGC Ciamis tanpa gol pada pekan keenam Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Galuh, Sabtu (17/10/2026).

Skuat berjuluk Mahesa Jenar melawat dengan target kemenangan penuh, tetapi gagal membawa pulang tiga poin.

Widodo mengakui timnya menciptakan banyak kesempatan mencetak gol sepanjang laga.

“Sebetulnya kami ke sini memiliki target tersendiri, yaitu bisa membawa tiga poin. Namun, kenyataannya kami hanya membawa satu poin. Ini merupakan hasil kerja keras para pemain,” kata Widodo pada Sabtu (17/10/2026).

Widodo Sebut PSIS Ciptakan Lebih Dari 10 Peluang Emas

Widodo membeberkan anak asuhnya menciptakan lebih dari lima hingga sepuluh peluang matang di depan gawang lawan.

Sayangnya, tingkat efektivitas penyelesaian akhir para pemain belum sesuai harapan.

“Kami akan terus membenahi finishing touch. Dari kemarin kami juga sudah berlatih untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Peluang kami mungkin lebih dari lima atau sepuluh, tetapi belum bisa menghasilkan gol,” tegas Widodo.

Widodo bakal menjadikan kelemahan ini sebagai bahan evaluasi utama menjelang laga berikutnya.

Meski gagal memetik kemenangan, ia tetap mengapresiasi perjuangan pemain serta dukungan langsung para suporter di Ciamis.

Hari Nur Yulianto Syukuri Satu Poin Meski Target Menang Meleset

Penaung lini depan PSIS, Hari Nur Yulianto, menegaskan seluruh pemain telah berjuang maksimal di lapangan.

“Alhamdulillah, kami diberikan kesehatan. Sebagai pemain, kami sudah berusaha keras di pertandingan ini. Sebenarnya kami ingin menang dan menginginkan tiga poin, tetapi hasil seri tetap kami syukuri,” ujar Hari Nur.

Hari Nur mengakui lini serang timnya kurang tenang dalam mengonversi peluang menjadi gol.

“Seperti yang disampaikan pelatih, kami sebenarnya bisa menciptakan peluang. Namun, mungkin finishing kami kurang bagus sehingga peluang tersebut tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol,” tambah Hari Nur.

Manajemen serta tim pelatih kini menggembleng efektivitas penyelesaian akhir demi mendongkrak produktivitas gol PSIS pada laga mendatang.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru