spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bandara Wiriadinata Tasikmalaya Siap Uji Coba Penerbangan Komersial

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Konektivitas jalur udara dari dan menuju Kota Tasikmalaya bakal aktif kembali dalam waktu dekat. Pemerintah Kota Tasikmalaya bersiap meluncurkan uji coba reaktivasi penerbangan komersial di Bandara Wiriadinata.

Penerbangan perdana tahap uji coba mengudara pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Pesawat melayani rute langsung Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP) menuju Bandara Wiriadinata Tasikmalaya (TSY).

Baca Juga: Jabar Series Panahan di Majalengka Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, menyampaikan kepastian ini usai Upacara HUT Kota Tasikmalaya ke-25 di Bale Kota.

“Uji coba itu direncanakan Sabtu, 31 Oktober 2026. Pesawat akan berangkat dari Halim Perdanakusuma pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Tasikmalaya sekitar pukul 08.00 WIB,” kata Asep pada Sabtu (17/10/2026).

Rimbun Air Boyong Rombongan Diaspora Asal Tasikmalaya

Pesawat memboyong rombongan tokoh serta diaspora asal Tasikmalaya dari Jabodetabek pada penerbangan perdana.

Maskapai Rimbun Air mengoperasikan armada pesawat jenis ATR 72-600 selama tahap penjajakan ini.

Asep menegaskan langkah awal uji coba sangat krusial untuk mengukur potensi pasar serta kesiapan teknis lapangan.

Penerbangan komersial terjadwal bakal beroperasi secara berkelanjutan jika seluruh proses uji coba berjalan lancar.

Buka Peluang Pasar Penumpang Se-Priangan Timur

Reaktivasi penerbangan di Bandara Wiriadinata turut memboyong potensi penumpang dari daerah penyangga Priangan Timur.

Warga Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran dapat memanfaatkan moda transportasi udara cepat ini.

Bupati Tasikmalaya dan Bupati Ciamis menghadiri pembahasan intensif di Jakarta demi mendukung pembukaan rute penerbangan. Kemudian Asep membocorkan estimasi tarif tiket pesawat berada pada kisaran Rp900 ribuan.

“Harga tiketnya sekitar Rp900 ribu. Namun angka tersebut belum publish secara resmi karena masih dalam tahap penjajakan dan kajian mendalam,” jelas Asep.

Pemkot dan Pengelola Matangkan Kajian Operasional

Pemkot Tasikmalaya menyerahkan porsi teknis frekuensi terbang harian sepenuhnya kepada manajemen Maskapai Rimbun Air.

Pihak pengelola menggencarkan sosialisasi publik, kemudian pemetaan pasar, serta survei demi menjamin keberlanjutan penerbangan.

Kehadiran kembali rute penerbangan ini memangkas waktu tempuh Tasikmalaya–Jakarta, terlebih sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi kawasan Priangan Timur.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru