TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kantor ATR/BPN Kota Tasikmalaya menggelar upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) ke-69. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Kantor BPN Kota Tasikmalaya, Jalan Boulevard, Kamis (24/9/2026).
Seluruh pegawai BPN Kota Tasikmalaya mengikuti jalannya upacara dengan penuh semangat kebangsaan. Momentum tahunan ini menjadi bahan evaluasi pentingnya penataan ruang bagi kemakmuran warga.
BPN menyerahkan sejumlah sertifikat aset Pemprov Jabar, Pemkot Tasikmalaya, tanah wakaf, serta program PTSL dalam kesempatan tersebut.
BPN Kota Tasikmalaya juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya. Kerjasama ini bertujuan mempercepat penerbitan sertifikat tanah wakaf dan mengamankan aset keagamaan.
Kepala BPN Kota Tasikmalaya Nur Cholis menegaskan komitmen jajarannya untuk menghadirkan layanan pertanahan yang profesional dan transparan.
“HANTARU adalah pengingat bagi kita semua bahwa tanah memiliki nilai yang sangat strategis bagi kehidupan bangsa. Tugas kita yakni, bagaimana memastikan setiap jengkal tanah memiliki kepastian hukum dan dapat memberikan keadilan serta kemakmuran bagi rakyat,” ungkap Nur Cholis, Kamis (24/9/2026).
Kebut Program PTSL dan Amankan Aset Daerah
Nur Cholis menjelaskan bahwa BPN terus mempacu penyelesaian program prioritas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
“BPN Kota Tasikmalaya, terus berkomitmen untuk menuntaskan program pemerintah PTSL. Target kami tidak ada lagi tanah masyarakat yang belum bersertifikat. Karena sertifikat adalah bukti kepastian hukum yang paling kuat untuk mencegah sengketa dan konflik pertanahan di kemudian hari,” ujarnya.
Pihaknya berkolaborasi aktif dengan Pemkot Tasikmalaya untuk mengawasi pemanfaatan ruang kota secara teratur.
“Penataan ruang yang baik akan menentukan arah dan keberhasilan pembangunan Kota Tasikmalaya yang nyaman, aman, dan berkelanjutan. Jangan sampai alih fungsi lahan terjadi secara sembarangan tanpa penataan ruang yang sesuai, yang akhirnya akan merugikan masyarakat,” paparnya.
Nur Cholis mengimbau warga agar memanfaatkan layanan digital BPN yang makin mudah dan cepat.
“Momentum HANTARU, harus dijadikan sebagai penyemangat baru untuk mewujudkan Kota Tasikmalaya yang tertib administrasi pertanahan dan tertib tata ruang, demi terwujudnya pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
(Seda)



