spot_imgspot_img
Jumat 21 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Panaskan Mesin Politik 2029, PKB Kota Tasikmalaya Garap Pengurus Tingkat RT

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya mengambil langkah taktis guna menyongsong agenda politik tahun 2029. Partai ini memilih fokus mengukuhkan struktur organisasi hingga ke level Rukun Tetangga (RT) lewat gelaran Musyawarah Ranting (Musran) secara berjenjang.

Tahapan Musran Jadi Sarana Konsolidasi Akar Rumput

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Pererat Sinergi Bersama Pokja Wartawan

Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Wahid, S.Pd., menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi kunci utama dalam memanaskan mesin partai pasca-Muscab.

“Setelah Muscab dan kepengurusan baru DPC selesai, kami melaksanakan Musran, mulai dari musyawarah ranting sampai ke tingkat RT. Alhamdulillah, kami bisa bertemu dengan pengurus baru ranting. Ini bagian dari upaya memanaskan mesin politik menghadapi 2029,” ujar Wahid, Jumat (21/8/2026).

PKB Terapkan Tes Wawancara dan Batasan Usia Maksimal 40 Tahun

PKB Kota Tasikmalaya menerapkan mekanisme ketat dalam menjaring jajaran pengurus. Partai menggelar tahapan pra-Musran berupa sesi wawancara guna menguji kelayakan calon kader.

Kriteria utama menyasar figur yang aktif di tengah masyarakat, baik pada sektor keagamaan, sosial, kepemudaan, maupun pemerintahan. PKB menetapkan syarat batas usia maksimal 40 tahun bagi para calon pengurus.

“Karena di PKB tidak boleh hanya datang ketika dibutuhkan. Kami melihat siapa saja yang aktif di masyarakat… Salah satu kriterianya juga maksimal usia 40 tahun,” kata Wahid.

Prosedur ini sekaligus berfungsi sebagai wadah penggemblengan kader, pelatihan, serta pendalaman AD/ART sebelum penyerahan Surat Keputusan (SK) resmi.

Fokus Bangun Jaringan Kuat Ketimbang Terburu-buru Bahas Pilkada

Mengenai persiapan Pilkada, Wahid memilih memprioritaskan penguatan basis massa di tingkat bawah. Menurutnya, fondasi organisasi yang kokoh otomatis melahirkan kekuatan politik yang nyata.

“Kalau urusan Pilkada, itu ketika mesin politik sudah berjalan. Jejaring kita punya sampai tingkat RT, RW. Ketika kita punya kekuatan gerakan ke bawah dan jaringan yang kuat, dengan kekuatan politik apa pun bisa kita lakukan,” tegas Wahid.

Meskipun demikian, Wahid masih merahasiakan nama kandidat yang bakal diusung PKB pada kontestasi mendatang. “Mohon doanya saja,” pungkasnya.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru