TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) dalam membenahi infrastruktur jalan kini mulai membuahkan hasil manis.
Di bawah kepemimpinan Bupati Cecep Nurul Yakin, jalur-jalur krusial yang dulunya di keluhkan warga, kini menjadi mulus dan nyaman.
BACA JUGA:
Fossma Bongkar Dugaan “Pungli dan Siswa Titipan” Jelang PPDB
Langkah berani ini menuai apresiasi positif dari kalangan akademisi. Salah satunya Rahmat Jetli.
Namun, Dia juga memberikan catatan penting. Yakni tantangan terbesar bagaimana menjaga agar jalan yang sudah cantik tidak cepat rusak.
Langkah Berani di Tengah Keterbatasan Anggaran
Di saat banyak daerah memilih bermain aman dengan melakukan efisiensi anggaran besar-besaran. Pemkab Tasikmalaya justru mengambil langkah strategis yang tidak biasa.
Demi menjawab kerinduan masyarakat akan akses jalan yang layak, pemkab memberanikan diri mengajukan pinjaman ke Bank Jateng-bjb untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.
Hasil dari keberanian tersebut, kini bisa langsung di rasakan oleh masyarakat. Jalur-jalur strategis seperti arah Salopa dan Cikatomas yang dulunya terkenal berlubang sekarang sudah mulus.
”Masyarakat yang dulunya sering berteriak memprotes jalan rusak. Kini berbalik arah memberikan kepercayaan penuh dan optimisme baru terhadap roda pemerintahan saat ini,” kata Rahmat Jetli, Selasa (19/5/2026).
4 Langkah Taktis untuk Pemkab Tasikmalaya
Meski pembangunan fisik berjalan sukses, Rahmat Jetli mengingatkan bahwa PR pemerintah daerah belum selesai. Infrastruktur yang hebat akan sia-sia jika tidak di barengi dengan tata tertib dan pengawasan ketat di lapangan.
”Jangan sampai jalan ini hanya seumur jagung akibat lalai dalam mengawasi penggunaannya,” tegas Rahmat.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Rahmat mengusulkan 4 langkah taktis yang harus segera di eksekusi oleh Pemkab Tasikmalaya.
1. Regulasi Ketat dan Pembatasan Truk ODOL
Pemkab harus segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) atau regulasi tegas yang melarang truk Over Dimension Over Loading (ODOL) melintasi jalan kabupaten.
Truk yang kelebihan muatan tidak hanya merusak fondasi jalan, tetapi juga memakan badan jalan. Sehingga membahayakan pengendara lain.
2. Pemasangan Portal Pengukur Kendaraan
Secara teknis, pemasangan portal pembatas tinggi dan lebar kendaraan di titik-titik masuk jalan kabupaten sangat di perlukan. Hal ini agar kendaraan yang melebihi dimensi standar secara otomatis tidak bisa masuk.
3. Penyediaan Jembatan Timbang Portabel
Petugas di lapangan perlu di bekali dengan alat timbang kendaraan portabel. Jika di temukan truk yang membawa barang melebihi tonase maksimal, Pemkab harus berani mengambil tindakan tegas. Turunkan muatan di tempat.
4. Audit Operasional dan Pajak Perusahaan
Pemerintah daerah perlu melakukan pemeriksaan berkala terhadap izin operasional armada perusahaan yang berlalu lalang di wilayah Tasikmalaya. Termasuk memastikan kepatuhan mereka dalam membayar pajak kendaraan.
Genderang Perang Bupati Terhadap Truk ODOL
Gayung bersambut, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, sebelumnya telah menyatakan sikap tegas melarang truk ODOL beroperasi di wilayahnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Tasikmalaya tengah menyiapkan pemasangan portal permanen di titik-titik strategis. Khususnya di wilayah Tasikmalaya Selatan.
BACA JUGA:
Panen Raya Jagung 171 Ton di Tasikmalaya, Polisi dan TNI Turun ke Sawah
Langkah tegas ini di ambil karena beberapa alasan krusial.
- Penyelamatan APBD
Beban kendaraan yang berlebih terbukti merusak konstruksi jalan dan jembatan. Sehingga sangat merugikan anggaran daerah.
- Faktor Keselamatan
Kontur jalan wilayah selatan yang berbukit memicu risiko tinggi bagi truk ODOL, seperti rem blong atau gagal menanjak.
- Masa Depan Ekonomi Selatan
Wilayah selatan di proyeksikan menjadi pusat ekonomi baru. Sehingga membutuhkan kepastian infrastruktur dengan kualitas prima.
Tindakan tegas ini juga menjadi jawaban atas maraknya pelanggaran yang terus terjadi, meskipun teguran dan imbauan lisan telah berulang kali di layangkan kepada para pengusaha angkutan barang.
BACA JUGA:
Nama Para Calon Direksi, Komisaris BPR Pemkab Tasikmalaya, Baiknya Dipublikasikan
Dengan kombinasi pembangunan yang masif dan ketegasan regulasi di lapangan, seluruh anggaran yang telah di alokasikan tidak akan terbuang percuma.
Kini, masyarakat Tasikmalaya tidak hanya bisa menikmati jalan mulus dalam jangka waktu yang lama. Tetapi juga melihat roda ekonomi daerah berputar lebih cepat dan aman.
(Abdul Latif)


