TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Operasi pencarian terhadap seorang lansia yang hilang di duga tenggelam. Di aliran Sungai Ciwulan, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, masih terus di lakukan hingga hari kedua, Rabu (13/5/2026).
Ketua Forum Koordinasi TAGANA Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya mengatakan, tim gabungan saat ini memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai. Guna mencari keberadaan korban yang hingga kini belum di temukan.
Korban di ketahui bernama Pahroni Bin Muslim (69). Warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Ratusan Siswa SD Kota Tasikmalaya Adu Bakat Seni di FLS2N 2026
“Pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan melakukan penyisiran dari titik awal korban di duga terseret arus. Hingga beberapa kilometer ke arah hilir Sungai Ciwulan,” kata Jembar Adisetya.
Ia menjelaskan, korban di duga tenggelam pada Selasa (12/5/2026) pagi saat beraktivitas mencari kelapa hanyut di sungai. Aktivitas tersebut di sebut kerap di lakukan korban untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.
Peristiwa nahas itu pertama kali di ketahui seorang warga bernama Hamid Bin Sapri. Yang sedang bekerja di area kebun dekat bantaran sungai. Saat itu, saksi mendengar teriakan minta tolong dari arah Sungai Ciwulan.
“Saksi sempat melihat korban memakai topi putih terbawa derasnya arus. Namun kondisi sungai saat itu sangat deras sehingga korban tidak sempat tertolong,” ujarnya.
Menurut Jembar, derasnya debit air akibat kondisi cuaca beberapa hari terakhir menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian korban.
Penyisiran Manual
Selain melakukan penyisiran manual di bantaran sungai, tim gabungan juga memantau sejumlah titik. Yang di nilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut material kayu maupun bebatuan.
Operasi SAR tersebut melibatkan personel gabungan dari TAGANA Kabupaten Tasikmalaya. BASARNAS, BPBD, TNI, POLRI, aparat desa, relawan kebencanaan, hingga masyarakat setempat.
Baca Juga: Komisi II Berani Undang Pansel Calon Komisaris BPR Tasikmalaya?
“Seluruh unsur masih bersiaga dan berupaya maksimal agar korban segera di temukan,” katanya.
Di sisi lain, banyak warga berdatangan ke sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pencarian. Aparat pun mengimbau masyarakat agar tidak terlalu mendekati area sungai demi menghindari risiko kecelakaan tambahan.
Hingga Rabu sore, korban masih belum di temukan dan pencarian di jadwalkan kembali di lanjutkan. Dengan evaluasi area pencarian oleh tim SAR gabungan.
(Farhan K)


