spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KONI Jajaki Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Porprov Jabar XV

BANDUNG,FOKUSJabar.id: KONI Jawa Barat menjajaki kemungkinan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV tahun 2026.

Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana menuturkan, kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka meningkatkan perlindungan dan pemahaman manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja.

Terutama bagi para atlet yang akan berlaga di ajang Porprov Jabar XV yang di gelar November 2026 ini.

Baca Juga: Duel Sengit di GBLA, Persib Unggul Tipis atas PSIM

“Kami sudah merasakan manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan ini baik untuk atlet, pelatih, hingga karayawan KONI Jabar. Salah satu contohnya saat beberapa atlet kami seperti dari Hoki yang di cover sampai dengan sembuh total oleh BPJS,” kata Budiana saat di temui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (4/5/2026).

Event Porprov Jabar XV

Kebermanfaatan BPJS Ketenagakerjaan, lanjut Budiana, sangat penting bagi penerima baik dari sisi kesehatan maupun ketenagakerjaan. Apalagi, para atlet terbaik kabupaten/kota di Jabar akan menghadapi multi event Porprov Jabar XV.

“KONI Kota dan Kabupaten membutuhkan hal ini untuk atlet dan atau pelatih yang tampil di Porprov Jabar XV tersebut. Kita akan mencoba fasilitasi hal itu jika masih ada KONI kota dan kabupaten yang belum bekerjasama,” Budiana menegaskan.

Kepala Bidang Sport Science KONI Jabar, Prof. Hamidie Ronald menuturkan, kerjasama KONI Jabar dengan BPJS Ketenagakerjaan sudah di lakukan. Yakni dengan mengikutsertakan atlet, pelatih hingga ofisial kontingen Jabar pada saat pelaksanaan PON.

“Sekarang menjelang Porprov Jabar XV, saya melihat di sini ada potensi yang kalau di kolaborasikan akan sangat luas sekali. KONI Jabar bisa mengkoordinir dengan mengadakan pertemuan yang mengundang seluruh KONI kabupaten kota untuk memberikan kesempatan kepada BPJS Ketenagakerjaan menerangkan kepada meraka terkait programnya,” Prof. Hamidie. 

Dengan upaya tersebut, lanjut dia, sebanyak 17 ribu atlet yang terdaftar mengikuti Porprov Jabar XV bisa menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan sehingga tercover dari sisi resiko cedera. Tidak hanya pada saat event berlangsung, tapi juga pasca Porprov Jabar XV usai.

“Kalau kerjasama KONI Jabar dengan BPJS Ketenagakerjaan bisa dengan membentuk trauma center karena belum tentu ada di RS. Trauma center ini di bentuk khusus untuk rehab medic, cedera dan lainnya,” kata Prof. Hamidie.

Banyak Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Sementara Wakil Kepala Wilayah Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Sudarwoto menjelaskan, banyak manfaat yang bisa di peroleh peserta melalui berbagai program yang di sediakan.

Saat ini terdapat lima program yang tersedia yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kehilangan pekerjaan.

Baca Juga: Dana Hibah KONI Jabar Tak Kunjung Cair, Cabor Meradang

“Program dari BPJS Ketenagakerjaan ini masih belum banyak yang tahu. Tidak hanya bagi pekerja formal, termasuk bagi pekerja informal seperti bagi atlet, pelatih, karyawan hingga pengurus KONI. Banyak yang bisa di kolaborasikan,” kata Sudarwoto.

BPJS Ketenagakerjaan, lanjut Sudarwoto, merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi setiap profesi. Bukan hanya pekerja formal tapi juga pekerja informal.

“Kami berharap pada event di tahun ini, kami bisa turut berpartisipasi untuk memberikan perlindungan karena banyak manfaat yang bisa di rasakan atlet atau pelatih. Kita bisa cover semua yang penting sesuai indikasi medis dan saat kontrol bisa langsung ke RS yang menanganinya,” pungkasnya.

(Ageng)

spot_img

Berita Terbaru