SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan pemantauan langsung terhadap proses distribusi bantuan pangan guna memastikan bantuan sosial tersebut menjangkau sasaran secara tepat. Peninjauan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kamis (9/4/2026).
Ayep Zaki mengawasi secara mendalam mekanisme penyaluran kepada 909 penerima manfaat, mulai dari tahap verifikasi data hingga penyerahan fisik bantuan. Langkah ini bertujuan menjamin seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan transparan.
Baca Juga: Hadirkan Risa Saraswati, Disarpus Kota Bandung Bedah Sejarah dan Budaya di Jabar Book Fair 2026
Dalam program hasil kerja sama Bulog dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan ini, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi warga di tengah kenaikan biaya kebutuhan pokok.
Instruksi Pendataan Ulang dan Intervensi Fiskal
Di sela-sela kunjungannya, Ayep Zaki memberikan instruksi tegas kepada para camat dan lurah untuk melakukan pendataan ulang terhadap warga miskin serta ibu hamil. Validasi data ini sangat krusial agar pemerintah memiliki basis informasi yang akurat dalam merancang program penanggulangan kemiskinan.
“Kami akan memetakan mana yang bisa mendapatkan intervensi dari APBN, APBD Provinsi, anggaran daerah, hingga peran filantropi. Saya akan merangkul lembaga sosial non-pemerintah untuk rereongan (saling membantu) dalam menangani masalah sosial ini,” jelas Ayep Zaki.
Memperkuat Aset dan Pendapatan Daerah
Wali Kota juga menekankan pentingnya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fondasi utama pelayanan publik. Menurutnya, pemerintah daerah harus memiliki kapasitas fiskal yang kuat agar mampu memberikan santunan dan layanan yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Pemerintah Kota Sukabumi harus memiliki aset yang kuat dan kemampuan finansial yang baik untuk melayani masyarakat. Jika kondisi fiskal pemerintah terbatas, tentu akan sulit memberikan bantuan yang maksimal,” tambahnya.
Camat Lembursitu, Yudi Sutriawan, dan Lurah Cikundul, Ateng Jaelani, turut mendampingi wali kota dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah di lapangan diharapkan mampu menjaga akuntabilitas distribusi sekaligus memastikan manfaat bantuan tersebut benar-benar dirasakan oleh pihak yang berhak.
(Jingga Sonjaya)



