GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin hadir dalam acara halalbihalal dan silaturahmi Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Kabupaten Garut.
Acara tersebut di gelar di Rumah Makan Asep Strawberry (Astro) Cimaragas, Kecamatan Cilawu, Kamis (26/3/2026).
BACA JUGA:
Semangat Baru Bupati Garut Pascalibur Idulfitri 1447 H
Bupati Garut menyebut, forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Namun sebagai ruang diskusi untuk memastikan distribusi LPG dan BBM sampai ke tangan masyarakat sesuai ketentuan.
“Kami sepekat membuat semacam komunikasi lebih intens di antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat. Melihat tantangan ke depan yang lebih menarik yang mengharuskan kita menyikapi dari awal dan antisipasi sejak dini,” katanya.
Ketua Hiswana Migas DPC Kabupaten Garut, Ida Hidayatulloh mengucapkan terima kasih. Menurutnya, kehadiran mereka menjadi bukti nyata, sinergi dan komitmen menjaga stabilitas energi.
Selain itu, kegiatan ini menjadi forum stategis untuk membahas penyaluran LPG dan BBM di wilayah Kabupaten Garut. Mengingat distribusi energi merupakan aspek yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat dan keberlangsungan perekonomian di daerah.
Dia menekankan, para pengusaha SPBU dan agen LPG merupakan ujung tombak pelayanan energi.
Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh anggota untuk menjaga integritas dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
BACA JUGA:
Bupati Garut: Jaga Keselamatan, Keamanan dan Kenyamanan
“Para pengusaha LPG dan pengusaha SPBU memiliki peran yang sangat penting sebagai ujung tombak penyaluran energi kepada masyarakat. Oleh karena itu, kita di tuntut untuk selalu menjaga integritas, profesionalisme serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ungkap Dia.
Ida berharap, melalui kebersamaan ini tercipta komunikasi yang lebih terbuka, harmonis dan produktif dalam menjaga distribusi yang tepat dan adil bagi masyarakat.
Perwakilan Pertamina, Jamal Bachtiar mengatakan, masa Satuan Tugas (Satgas) Lebaran yang berjalan sejak H-14 hingga H+14 akan berakhir pada 1 April 2026.
Secara keseluruhan, penyaluran energi di Kabupaten Garut selama periode mudik dan balik berjalan dengan lancar.
“Alhamdulilah, penyaluran di Kabupaten Garut berjalan lancar. Insya Allah, stok BBM dan LPG cukup aman. Pertamina dengan terbuka melakukan koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung program-program pemerintah,” singkatnya.
(Bambang Fouristian)



