CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Selasa (10/3/2026), menyebabkan Sungai Ciwadori meluap dan merendam permukiman warga di Desa Buniseuri.
Luapan sungai mulai masuk ke rumah warga di Dusun Desa dan Dusun Munjul pada sore hari. Air menggenangi sejumlah bangunan yang berada di bantaran sungai.
Baca Juga: Damkar Ciamis Evakuasi Trenggiling dari Lingkungan Puskesmas Baregbeg
Kanit Binmas Polsek Cipaku, Aiptu Rusmayadi, mengatakan rumah yang mengalami dampak paling parah milik Ustadz Tatang Nawawi karena posisinya berada dekat aliran sungai.
“Rumah yang paling terdampak milik Ustadz Tatang Nawawi. Air meluap dari Sungai Ciwadori dan langsung masuk ke rumah,” ujar Rusmayadi.
Selain rumah warga, air juga merendam bangunan masjid di lingkungan pesantren setempat. Halaman masjid tergenang hingga setinggi betis orang dewasa sehingga mengganggu aktivitas jemaah.
“Ketinggian air di halaman masjid sekitar betis orang dewasa, jadi cukup mengganggu warga yang akan melaksanakan salat,” katanya.
Petugas menerima laporan sementara sekitar enam hingga tujuh rumah warga terdampak banjir. Aparat masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan dan warga yang terkena dampak.
“Kami masih di lokasi untuk pendataan. Sementara ada sekitar enam atau tujuh rumah yang terdampak,” jelas Rusmayadi.
Selain banjir di Desa Buniseuri, petugas juga menerima laporan bencana tanah longsor di Desa Muktisari yang masih berada di wilayah Kecamatan Cipaku. Longsor tersebut merusak sebuah kandang ayam milik warga.
Polisi bersama aparat setempat terus memantau kondisi di lapangan karena hujan masih berpotensi turun di wilayah tersebut.
(Husen Maharaja)


