BANDUNG,FOKUSJabar.id: Safari Ramadan yang digelar di Masjid Agung Kota Bandung memasuki edisi keempat, Minggu (22/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus momentum berbagi kepada sesama di bulan suci.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan, Safari Ramadan merupakan agenda rutin yang melibatkan camat dan lurah dari seluruh wilayah Kota Bandung secara bergiliran. Pemerintah Kota Bandung mengemas kegiatan tersebut melalui buka puasa bersama dan dialog langsung dengan unsur kewilayahan.
Baca Juga: Kelola Sampah dari Hulu, Wali Kota Bandung Gandeng Hartono Soekwanto dan Irfan Hakim
“Selama Ramadan, kami rutin mengadakan buka puasa bersama di Masjid Agung. Setiap hari, kecamatan dan kelurahan hadir secara bergantian. Jika warga ikut bergabung, tentu suasananya makin hangat. Apalagi hari ini hadir Irfan Hakim,” ujar Farhan.
Dalam kegiatan tersebut, Farhan juga menggandeng pengusaha Hartono Soekwanto serta presenter Irfan Hakim untuk menyalurkan santunan kepada anak yatim.
Farhan menegaskan, Safari Ramadan tidak berhenti pada seremonial semata. Ia memanfaatkan agenda ini untuk menjaga komunikasi dan memperkuat kebersamaan antara pemerintah kota dengan jajaran kewilayahan hingga tingkat kelurahan.
“Kami ingin terus membuka dan menjaga tali silaturahmi dengan seluruh camat dan lurah. Karena itu, setiap hari wilayah berbeda kami hadirkan di Masjid Agung,” katanya.
Masjid Agung Menjadi Bagian Pentin Sejarah dan Identitas Kota Bandung
Pada kesempatan yang sama, Farhan mengajak masyarakat untuk mencintai dan memakmurkan Masjid Agung Bandung yang berdiri sejak tahun 1812. Menurutnya, masjid tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas Kota Bandung.
“Masjid Agung ini sudah lebih dari dua abad menjadi bagian Kota Bandung. Kita jaga bersama dan kita makmurkan bersama. Ini bagian dari karakter Bandung,” tegasnya.
Sementara itu, Irfan Hakim mengaku bangga dapat terlibat dalam Safari Ramadan tersebut. Ia mengapresiasi komitmen Farhan yang menargetkan kegiatan ini berlangsung penuh selama 30 hari Ramadan.
“Ini luar biasa. Baru hari keempat, masih ada 26 hari ke depan. Ngabuburit bareng Kang Farhan bukan hanya mencari kebersamaan, tapi juga keberkahan dan kesempatan berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” ujar Irfan.
(Yusuf Mugni)


