spot_imgspot_img
Sabtu 21 Februari 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jalan Raya Menuju Cibatu Garut ‘Bikin Bete’ Pengendara

GARUT, FOKUSJabar.id: Sepanjang Jalan Letjen H. Mashudi (Cibatu-Garut) bergelombang (tidak rata). Panjangnya sekitar 2 km dari arah Kampung Pabrik Desa Wanakerta hingga eks Pasar Cibatu Desa Keresek.

Kondisi tersebut bisa menjadi pemicu kecelakaan jika para pengendara, khususnya pemotor tidak/kurang hati-hati.

BACA JUGA:

Bupati Garut Ingatkan 42 Pejabat Struktural, Jabatan adalah Amanah

Penyebabnya, selain jalan sudah turun juga banyak tambalan. Sehingga kondisi jalan menjadi tidak rata (bergelombang).

“Sudah mulai turun dan banyak tambalan. Jika tidak hati-hati bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” kata seorang tukang Ojek, Ajang, Sabtu (21/2/2026).

Menurut Dia, memasuki belokan Kampung Pabrik, para pengendara sudah mulai mengurangi laju kendaraanya. Jika terlalu kencang, maka akan oleng ke arah kiri maupun kanan.

Jalan tersebut sudah lama di biarkan bergelombang. Untuk itu, Dia meminta Bupati dan Wakil Bupati Garut segera memperbaikinya. Jika tidak, kondisinya akan semakin parah.

“Saya berharap ada kerja nyata dari Pak Bupati dan Wakil Bupati. Khususnya pembangunan jalan menuju Kecamatan Cibatu,” ungkapnya.

Senada di sampaikan warga Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening, Dewi Rosita. Menurut pengakuannya, hampir setiap hari menggunakan jalan tersebut saat akan belanja ke Pasar Cibatu.

“Saya tidak nyaman saat berkendara. Kondisi jalannya bikin bete. Guncangan begitu terasa kalau naik sepeda motor. Punggung dan pegelangan tangan terasa pegal,” tegas Dewi kepada FOKUSJabar.

BACA JUGA:

Legalisasi Aset, Bupati Garut Datangi ATR/BPN

Dewi menyebut, yang paling membahayakan berada di pertigaan arah Sasakbeusi dan Bandrek. Di dekat lokasi eks Pasar Cibatu, kondisi jalan turun cukup dalam.

Dia meminta Pemkab Garut melalui Dinas PUPR segera melakukan perbaikan jalan raya. Jika tidak, khawatir menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Sudah lama kondisi jalan raya di biarkan bergelombang. Pemkab Garut terkesan tutup mata,” kata Dewi kesal.

“Besar harapan saya Pemkab Garut segera merehabilitasi jalan bergelombang ini,” tutup Dewi Rosita.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru