spot_img
Minggu 15 Februari 2026
spot_img

Tak Terima Perlakuan Oknum Dokter Puskesmas Cisewu, Keluarga Pasien Segera Lapor Bupati Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Keluarga pasien Puskesmas Cisewu Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) merasa tidak puas dengan pelayanan oknum dokter berinisial Ml yang terkesan arogan dan tidak empati.

Egis Sugestian anak korban mengatakan, oknum dokter tersebut tidak mendengarkan keluhan dan tidak memberikan penjelasan detail tentang kondisi penyakit yang di derita ibunya.

BACA JUGA:

Listrik Sering Padam di Cisompet, Ormas GAS Segera Serbu Perhutani KPH Garut

“Kami tidak di hargai dan tidak percaya dengan penanganan medis yang di berikan,” ungkap Egis yang juga Ketua BPD Cisewu, Minggu (15/2/2026).

Menurut Dia, kejadiannya pada hari Selasa (10/2/2026) lalu. Saat itu, Dia mengantar berobat ibunya ke Puskesmas Cisewu.

Egis menyebut, dokter yang bertugas pada saat itu berbicara dengan nada kurang mengenakan dan terkesan membentak serta tidak menunjukkan sikap empati kepada pasien.

“Seharusnya pasien mendapatkan layanan dengan baik. Ini malah sebaliknya. Terlebih nada bicara ML kurang enak di dengar,” kata Egis kepada FOKUSJabar.

Perlakuan tersebut menimbulkan rasa tekanan dan trauma psikis. Sehingga ogah berobat Kembali ke Puskesmas Cisewu.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga berencana mengajukan keluhan ke Bupati Garut, Absusy Syakur Amin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Kami akan laporkan kejadian ini ke pak Bupati melalui Dinkes Garut,” tegas Egis.

Pihaknya berharap, kejadian tersebut menjadi perhatian serius dinas terkait. Termasuk Bupati Garut. Dengan begitu, kasus serupa tidak terulang kembali menimpa pasien yang lain.

“Kami ingin kejadian ini ditangani dengan transparansi serta tindakan yang jelas agar pelayanan di Puskesmas Cisewu leboh baik dan professional,” tegas Egis Sugestian.

Selain itu, pihak keluarga pasien meminta oknum dokter tersebut segera minta maaf.

BACA JUGA:

Bupati Garut Ziarah ke Makam Bupati ke-22 H. Dede Satibi

“Saya melakukan protes dan kritik keras hanya untuk kenyamanan dan rasa aman masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis,” pungkasnya.

Hingga berita ini di tayangkan, Kepala Puskesmas Cisewu, Defri Hardeni belum memberikan tanggapan saat di hubungi melalui WhatsApp (WA).

spot_img

Berita Terbaru