INDRAMAYU, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tak hadir dalam acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil). Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat yang di gelar di Kabupaten Indramayu, Sabtu hingga Minggu (14-15/2/2026).
Sementara, Dedi Mulyadi merupakan Koordinator Presedium Majelis Wilayah (MW) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat periode 2016-2021.
Tidak hadirnya Dedi Mulyadi di acara Rakorwil, di benarkan oleh salah seorang Presidium MW KAHMI Jabar, Dodi Ferdiana Kusnandar.
Baca Juga: Pembentukan Provinsi Priangan Timur Menggema di Rakorwil KAHMI Jabar
“Iya tidak hadir,” ungkap Dodi Ferdiana Kusnandar saat di konfirmasi FOKUSJabar.id, Minggu (15/2/2026).
Namun acara Rakorwil III MW KAHMI Jabar tersebut. Di hadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia periode 2024-2016, Yuddy Chrisnandi.
Sebelumnya, wacana pembentukan Provinsi Priangan Timur menggema. Di acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat.
Dalam forum Rakorwil MW KAHMI Jabar, menyoroti pentingnya pengawalan gagasan dan deklarasi terkait pembentukan Provinsi Priangan Timur.
“Gagasan dan deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur. Harus di kawal sampai tuntas,” ungkap Koordinator MD KAHMI Kota Tasikmalaya, Zenzen Jaenudin kepada FOKUSJabar.id, Minggu (15/2/2026).
Tujuan dari pembentukan Provinsi Priangan Timur, lanjut Zenzen, yaitu supaya terwujud pemerataan pelayanan pemerintahan provinsi.
Baca Juga: Rakorwil III KAHMI Jabar, Konsolidasi Strategis Organisasi
“Jadi pelayanannya supaya lebih efektif, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Maka lahirnya Provinsi Priangan Timur untuk serba memudahkan,” jelasnya.
Jadi, kata Zenzen, jika pelayanan bisa lebih baik dan cepat bagi masyarakat. Maka, wacana dan gagasan juga deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur bagian dari tujuan mensejahterakan rakyatnya.
“Saya kira gagasan juga deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur sebuah tujuan untuk masyarakat bisa lebih cepat dalam mendapatkan pelayanan,” tegasnya.
(Nanang Yudi)



