INDRAMAYU, FOKUSJabar.id: Wacana pembentukan Provinsi Priangan Timur menggema di acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat yang di laksanakan di Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/2/2026).
Dalam forum Rakorwil MW KAHMI Jabar, menyoroti pentingnya pengawalan gagasan dan deklarasi terkait pembentukan Provinsi Priangan Timur.
“Gagasan dan deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur, harus di kawal sampai tuntas,” ungkap Koordinator MD KAHMI Kota Tasikmalaya, Zenzen Jaenudin kepada FOKUSJabar.id, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Rakorwil III KAHMI Jabar, Konsolidasi Strategis Organisasi
Tujuan dari pembentukan Provinsi Priangan Timur, lanjut Zenzen, yaitu supaya terwujud pemerataan pelayanan pemerintahan provinsi.
“Jadi pelayanannya supaya lebih efektif, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Maka lahirnya Provinsi Priangan Timur untuk serba memudahkan,” jelasnya.
Jadi, kata Zenzen, jika pelayanan bisa lebih baik dan cepat bagi masyarakat. Maka, wacana dan gagasan juga deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur bagian dari tujuan mensejahterakan rakyatnya.
“Saya kira gagasan juga deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur sebuah tujuan untuk masyarakat bisa lebih cepat dalam mendapatkan pelayanan,” tegasnya.
Hal yang sama juga di sampaikan anggota MD KAHMI Kota Tasikmalaya, Taufiq Rohman, bahwa deklarasi pembentukan Provinsi Priangan Timur adalah sebuah gagasan dengan tujuan keadilan dan kesejahteran masyarakat.
Baca Juga: Bursa Capres 2029 Mulai Menghangat, Dedi Mulyadi Masuk Radar Nasional
“Tentu saya sangat mendukung terhadap gagasan terbentuknya Provinsi Priangan Timur. Tujuannya kan jelas supaya lebih cepat dalam melayani masyarakat Priatim,” tuturnya.
Dengan demikian, Taufiq menambahkan, bahwa gagasan dan deklarasi terbentuknya Provinsi Priangan Timur harus di kawal sampai selesai.
“Mari kita wujudkan gagasan juga deklarasi terbentuknya Provinsi Priangan Timur, semuanya serba mungkin. Yakin Usaha Sampai,” pungkasnya.
(Nanang Yudi)



