TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Puluhan grup marching band dari tingkat TK hingga SMA memadati arena lomba dalam ajang Tasik Open Marching Band Championship (TOMBAC) 2026. Panitia menggelar kompetisi regional Priangan Timur itu di Mayasari Plaza, Sabtu (14/2/2026).
Sejak pagi, peserta tampil penuh energi. Anak-anak TK bahkan menunjukkan keberanian dan semangat luar biasa di atas arena. Penampilan mereka memukau ratusan pengunjung pusat perbelanjaan yang menyaksikan langsung setiap atraksi.
Baca Juga: Tokoh Pendidikan Muhammadiyah Tasikmalaya Tutup Usia Saat Hadiri Pelantikan
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Momon Suryaman, membuka acara secara resmi. Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan, serta sejumlah pejabat daerah turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dorong Prestasi Sekaligus Ekonomi Daerah
Momon Suryaman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya TOMBAC 2026 di Kota Tasikmalaya. Ia menilai event ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi pelajar, tetapi juga berdampak langsung pada pergerakan ekonomi daerah.
“Event seperti ini mendatangkan banyak orang ke Tasikmalaya. Kunjungan peserta dan pendamping tentu menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, restoran, dan kuliner,” ujarnya.
Ia mendorong agar kegiatan serupa terselenggara rutin dalam skala lokal, regional, bahkan nasional. Menurutnya, marching band menjadi salah satu ekstrakurikuler yang banyak pelajar minati, sehingga kompetisi ini dapat melahirkan talenta-talenta berprestasi.
Momon juga berpesan kepada para peserta untuk terus berlatih, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil.
“Yang juara harus terus meningkatkan kemampuan. Yang belum berhasil tetap semangat dan disiplin berlatih,” tegasnya.
Latih Disiplin dan Kekompakan
Ketua Pelaksana TOMBAC, Nurrohman, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar lomba memperebutkan trofi. Ia ingin menjadikan TOMBAC sebagai ruang pembinaan karakter.
“Marching band membentuk disiplin, kerja keras, dan kekompakan. Anak-anak belajar tanggung jawab dan gotong royong dalam satu tim,” katanya.
Panitia menyediakan puluhan piala untuk berbagai kategori, mulai dari mayoret, penampilan, street parade, hingga penilaian individu seperti musik, visual, percussion, color guard, dan field commander.
Melalui TOMBAC 2026, Kota Tasikmalaya kembali menegaskan perannya sebagai tuan rumah event kreatif yang mampu mengembangkan bakat pelajar sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
(Seda)



