CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah menetapkan Jembatan Cirahong sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Penetapan ini mengukuhkan nilai sejarah, kekuatan arsitektur, serta peran strategis jembatan yang telah berdiri sejak 1893.
Jembatan yang membentang di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya itu menjadi salah satu infrastruktur peninggalan era kolonial yang tetap berfungsi hingga kini.
Baca Juga: Tekan Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, GPM Ciamis Jadi Solusi Hemat Belanja
Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, menyampaikan rasa bangga atas pengakuan tersebut. Menurutnya, status nasional itu menegaskan kualitas konstruksi sekaligus pentingnya peran Jembatan Cirahong dalam perjalanan sejarah daerah.
“Penetapan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciamis. Negara mengakui nilai sejarah dan konstruksi luar biasa yang dimiliki jembatan tersebut,” ujarnya.
Bukti Kemajuan Teknik Abad ke-19
Jembatan Cirahong memiliki panjang sekitar 202 meter dengan rangka utama berbahan baja. Para insinyur membangun struktur ini pada 1893 dengan teknologi yang sangat maju untuk masanya.
Dian menilai ketahanan jembatan hingga lebih dari satu abad menunjukkan perencanaan dan perhitungan teknik yang matang.
“Kalau melihat tahun pembangunannya, ini pencapaian teknik yang luar biasa. Sampai sekarang jembatan masih kokoh dan berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Keunikan lain terletak pada desain dua tingkat yang memadukan jalur kereta api di bagian atas dan jalur kendaraan di bagian bawah. Model ini memperkuat posisi Jembatan Cirahong sebagai infrastruktur strategis yang mendukung mobilitas lintas wilayah.
Potensi Wisata Sejarah dan Edukasi
Selain nilai historis dan teknis, Jembatan Cirahong juga menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi. Dian berharap status cagar budaya nasional mampu meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.
Ia mendorong pemanfaatan jembatan sebagai sarana pembelajaran bagi generasi muda tentang perkembangan teknologi konstruksi di masa lalu sekaligus pentingnya pelestarian warisan budaya.
Dengan pengakuan tingkat nasional ini, Jembatan Cirahong tidak hanya berdiri sebagai penghubung dua daerah, tetapi juga sebagai simbol peradaban, kemajuan teknik, dan identitas sejarah masyarakat Ciamis serta Tasikmalaya.
(Husen Maharaja)



