spot_img
Sabtu 14 Februari 2026
spot_img

Petani ‘Karbitan’ di Sindangwangi Pangandaran Panen Raya Jagung

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Para petani muda di Desa Sindangwangi , Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran akhirnya bernapas lega setelah lolos melewati berbagai macam kendala dalam penanaman jagung.

‎Para petani karbitan yang tergabung di sebuah karang taruna bina remaja itu berhasil memanen sekitar 2 tons jagung Asia Gold di atas tanah seluas 500 bata.

‎‎Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang di gagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Polres Pangandaran Raih Juara 3 Amplifikasi Media Online Tingkat Polda Jabar

‎Petani muda Desa Sindangwangi, furkon mengungkapkan bahwa penanaman jagung di mulai pada 23 Oktober 2025. Selama proses penanaman, sejumlah kendala di hadapi, terutama serangan hama ulat grayak dan babi hutan.

‎”Kendalanya memang banyak, terutama hama ulat grayak. Padahal sudah di lakukan penyemprotan tapi masih sulit di tangani. Selain itu ada serangan babi hutan,” jelasnya.

‎Menurutnya, faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sebagian pohon jagung mengalami pembusukan.

‎”Kalau normal, dengan luas lahan satu hektare, hasil panen di perkirakan bisa mencapai 3 hingga 4 ton. Tapi dengan kondisi yang kita di hadapi saat ini, hasil panen di prediksi sekitar 2 ton lebih,” ungkapnya.

‎‎Furkon berharap, ke depan adanya peningkatan pendampingan dan penyuluhan dari pihak terkait agar hasil panen berikutnya lebih optimal.

‎‎”Kami berharap ada penyuluhan yang lebih baik dari PPL maupun pendampingan lanjutan agar penanaman berikutnya bisa lebih maksimal,” kata Furkon.

‎Kapolsek Padaherang AKP Abdurrahman, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa panen ini merupakan lanjutan dari kuartal terakhir di tahun 2025.

‎”Kegiatan sekarang adalah panen jagung kuartal terakhir di 2025. dan kuartal pertama di tahun 2026 ini kita sudah melakukan panen raya”, ujarnya.

Para Petani Muda

‎‎Abdurahman menambahkan, setelah panen ini, para petani muda bersama pihak desa akan melanjutkan penanaman pertama di kuartal 2026. Penanaman ini menurutnya, merupakan bentuk evaluasi dan perbaikan untuk ke depan.

‎”Harapannya ke depan lahan bisa ditambah agar target satu hektare bisa tercapai,” katanya.

Baca Juga: Polres Pangandaran Dalami Kasus Kematian Pria 50 Tahun di Padaherang

‎Sementara itu, Kepala Desa Sindangwangi kursin menyampaikan apresiasi kepada para petani muda. Ia mengakui hasil panen perdana ini belum maksimal karena masih tahap uji coba.

‎”Alhamdulillah sudah mulai panen walaupun kurang maksimal. Maklum ini baru pertama kali. Ini menjadi pembelajaran agar di tahun 2026 bisa lebih sukses,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan pihaknya akan berupaya mencari tambahan lahan guna memenuhi target satu hektare penanaman jagung di desa tersebut.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru