spot_img
Jumat 13 Februari 2026
spot_img

613 Atlet Ramaikan Tasik Series Beraksi Championship 2026 di GOR Mayasari

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sebanyak 613 pesilat dari berbagai perguruan di wilayah Priangan Timur hingga Bandung ambil bagian dalam ajang Tasik Series Beraksi Championship 2026. Kejuaraan pencak silat terbesar di Kota Tasikmalaya itu berlangsung di GOR Mayasari, Kecamatan Bungursari, selama dua hari, Jumat–Sabtu (13–14/2/2026).

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, membuka langsung kejuaraan tersebut. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kadisporabudpar Deddy Mulyana, Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Arif Gunawan, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasikmalaya Anton Suherlan.

Baca Juga: KADIN Kota Tasikmalaya Dorong RDTR Jelas, TEF 2026 Bahas Arah Ekonomi dan Investasi

Ia menyambut positif penyelenggaraan kejuaraan tersebut karena mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus mengangkat citra Kota Tasikmalaya sebagai kota olahraga.

“Event seperti ini tidak hanya meningkatkan kemampuan dan mental tanding atlet. Namun juga memberi dampak positif bagi UMKM, perhotelan, dan promosi wisata daerah,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Ia menilai konsistensi penyelenggaraan event olahraga akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat. Selain memacu prestasi atlet, kegiatan tersebut juga menggerakkan sektor usaha lokal.

Ketua Panitia Tasik Series Beraksi Championship 2026, Yudi Rahman, mengungkapkan ajang ini baru pertama kali terselenggara di Tasikmalaya. Meski demikian, antusiasme peserta dan masyarakat tergolong tinggi.

“Sebanyak 613 atlet ikut serta, mulai dari kategori SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Peserta datang dari Priangan Timur dan Bandung,” jelas Yudi.

Persiapam Porprov Jabar

Ia menambahkan, kejuaraan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wilayah serta Porprov XV Jawa Barat 2026 yang akan berlangsung pada November 2026.

Menurut Yudi, dukungan juga datang dari Kapolda Jawa Barat yang sudah terjadwalkan untuk menyerahkan langsung piala dan hadiah utama pada partai final, Sabtu (14/2/2026).

Panitia berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang siap bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Sekaligus membawa nama Tasikmalaya semakin terkenal di kancah olahraga pencak silat.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru