spot_img
Jumat 13 Februari 2026
spot_img

China Buka Suara Soal Rencana Pertemuan Trump dan Xi Jinping

CHINA, FOKUSJabar.id: Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan China kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul konfirmasi terkait rencana pertemuan dua pemimpin negara tersebut.

Isu ini mencuat di tengah dinamika global yang terus berkembang, ketika komunikasi tingkat tinggi antara Washington dan Beijing di nilai penting untuk menjaga stabilitas hubungan bilateral.

BACA JUGA:

Duh! 250 Restoran dan Kafe di Singapura Tutup Tiap Bulan

Pemerintah China menyatakan, pihaknya mengetahui adanya keinginan Presiden AS, Donald Trump untuk bertemu langsung dengan Presiden Xi Jinping pada April 2026 mendatang.

Pernyataan tersebut di sampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing.

Lin menjelaskan, rencana itu berkaitan dengan percakapan telpon yang sebelumnya di lakukan oleh Trump dan Xi dalam beberapa hari terakhir.

Dalam komunikasi tersebut, Trump “sekali lagi menyatakan keinginannya untuk mengunjungi China pada bulan April” guna membahas sejumlah agenda penting bersama Xi Jinping.

China juga menyebut bahwa Presiden Xi telah memperbarui undangannya kepada Trump untuk melakukan kunjungan resmi ke Beijing.

Meski demikian, Lin menegaskan bahwa rincian jadwal dan kepastian tanggal pertemuan masih dalam tahap pembicaraan, karena kedua pihak terus berkoordinasi.

Percakapan telpon pada 4 Februari 2026 itu tidak hanya membahas rencana kunjungan. Namun juga menyentuh isu geopolitik yang sensitif. Termasuk hubungan lintas Selat Taiwan serta kerja sama ekonomi.

BACA JUGA:

Indonesia–Australia Teken Traktat Keamanan Baru, Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik

Xi menekankan kembali posisi China mengenai kedaulatan dan integritas wilayahnya. Sementara Trump menyampaikan pentingnya dialog yang konstruktif dalam menjaga hubungan kawasan.

Rencana pertemuan ini di nilai menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk meredakan ketegangan setelah beberapa periode penuh perselisihan terkait perdagangan dan isu strategis lainnya.

Jika kunjungan tersebut benar-benar terealisasi. Pertemuan Trump dan Xi di perkirakan akan menjadi salah satu agenda diplomatik paling menonjol tahun ini dengan dampak besar bagi arah hubungan AS–China ke depan.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru